
SURABAYA – Mengirimkan dua judul riset, dan lolos verifikasi untuk bergabung dalam 70 peserta lainnya se-Jawa Timur. Tim Universitas Adi Buana (UAB) menjadi salah satu peserta Festival dan Inovasi tahun 2026 gelaran Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kota Surabaya. Melalui festival tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menghadirkan ruang kolaborasi antara akademisi, pelajar, komunitas, hingga dunia industri untuk memperkuat budaya riset sekaligus meningkatkan edukasi lingkungan kepada masyarakat.
Kegiatan yang berlangsung di Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar-Surabaya, pada Sabtu (25/7) dibuka langsung oleh Kepala BRIDA Surabaya, Agus Imam Sonhaji menerangkan bahwa rangkaian kegiatan hari ini merupakan bagian dari acara Hari Ulang Tahun Kebun Raya Mangrove yang ketiga. BRIDA Surabaya juga meluncurkan sejumlah inovasi yang dirancang sebagai media pembelajaran interaktif. Salah satunya Mangrove Throne, permainan berbasis geolocation yang mengajak anak-anak mengenal ekosistem mangrove melalui aktivitas di luar ruangan.
Surat tugas yang diberikan oleh Rektor UAB, kepada 4 dosen diantaranya; Yunia Dwie Nurcahyanie, Yitno Utomo dengan judul inovasi Pompa Air Tenaga Surya Portable untuk Pertanian Tetes Untuk City Farming dan Daerah Kering. Selanjutnya Sri Widyastuti dan Ida Kusnawati Tjahjani dengan judul inovasi Peningkatan produktifitas dan diversifikasi produk olahan badengan menggunakan energi tenaga surya.
Perwakilan dari Pemerintah Kota Surabaya diwakili oleh Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia, Bisukma Kurniawati memberikan ulasan tentang perkembangan Kebun Raya Mangrove (KRM) yang tidak hanya sebagai kawasan konservasi, tetapi juga menjadi laboratorium hidup yang menghubungkan riset, pendidikan, inovasi, hingga kebijakan publik.
"Mari kita jadikan Kebun Raya Mangrove Surabaya sebagai simbol bahwa Indonesia memilih jalan keseimbangan. Bahwa pembangunan di berbagai bidang termasuk industri dan pelestarian lingkungan bukanlah dua kutub yang saling bertentangan, melainkan dua sisi dan masa depan yang sama," tutupnya. (YU)
