
Surabaya – Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) menghadirkan langsung siswa, alumni dan pengurus dinas pendidikan untuk dapat mengikuti OPEN HOUSE 1. Ceremonial pembukaannya sangat menarik, karena dinyanyikan lagu Mars PGSD yang merupakan karya dosen mereka sendiri, yaitu Bapak Fanani. Hentakan lagu penuh semangat ini, memberikan pesan bahwa guru Sekolah Dasar merupakan pendidik pertama dan utama. Perannya dalam mengembangkan generasi muda bagi bangsa ini ada ditangan para guru SD tersebut. Setidaknya hampir penuh halaman gedung lama Universitas PGRI Adi Buana Surabaya kampus Dukuh Menanggal, pagi ini Sabtu (14/1) dihadiri hampir 600 orang yang duduk rapi dengan konsep lesehan.
“Kami sedang pamer produk media belajar serta alat peraga, yang saat ini kami letakan di lantai 2 gedung Anwar Yasin. Open House 1, baru pertama kali kami selenggarakan dan ini merupakan luaran dari mata kuliah Pengembangan Media Belajar” terang Alfredo yang memiliki nama lengkap Alfredo Ibara Febriant Utomo selaku ketua pelaksana.
Benar sekali ungkapan Alfredo tersebut, di lantai 2 nampak tersusun media belajar dengan rapinya. Seperti mesin penghitung pembagian, terdapat dua bagian yaitu dividend dan divisor. Rizky Ayuning Putri selaku mentor dari alat ini menerangkan cara bermainnya. Menarik, unik dan menggembirakan cara menghitung dengan alat peraga ini. Mahasiswa juga membawakan alat peraga sambungan Seri dan Paralel untuk kelistrikan, dengan media bohlam senter dan baterai alkaline menjadikan alat ini menarik dan tidak menakutkan. “semua ramah lingkungan, perwarnaan yang menarik, konsep yang ikonik dan tidak dijual dipasaran, Insyalloh alat peraga belajar ini memiliki daya tarik saat siswa-siswa SD melihat open haouse ini” ungkap Rizky dengan semangatnya.
Ada lagi seperti; Magic Challenge Box, questions book beberapa yang mendapatkan perhatian khusus dari pengunjung. Magic Challenge Box sudah seperti produk luaran pabrik, mirip box puzzle dan jika dibuka isinya adalah kumpulan cerita dan kejadian sesuai dengan tema mata pelajaran. “Kotak berukuran 12 sentimeter persegi ini sangat cocok untuk kado yang sangat istimewa, jika anak didik berprestasi, selain mirip box hadiah, isinya dapat digunakan untuk edukasi” tambah Alfredo.
Kegiatan keseluruhan dari Open House 1, dimulai dengan pamer musik digital, tepatnya gamelan digital. Lagu gambang suling, perahu layar dimainkan dengan instrumen dari android. Dimainkan sekitaran 8 orang pemusik dan 3 orang penyanyi. Rangkaian kegiatan yang terdiri dari; lomba mobil balap, lomba perahu layar, Show Ludruk, Show Lenong dan diakhiri dengan musikalisasi puisi. “Keterlibatan berbagai stakeholder seperti alumni yang sudah menjadi guru PNS, siswa SD disekitaran kampus serta mahasiswa baru angkatan 2022, akan menjadi momentum yang baik bagi promosi kita, inilah sejatinya guru Sekolah Dasar. Mendidik dengan cara menyenangkan akan selalu ada dalam ingatan para siswa ini” terang Danang Prastyo SPd MPd selaku Kaprodi PGSD. (*)