
MALAYSIA – Universitas PGRI Adi Buana (UAB) Surabaya kembali mencetak sejarah gemilang di kancah internasional! Kampus "Semangat PAGI" ini baru saja menuntaskan program kerja sama yang luar biasa komprehensif dengan Universiti Teknologi MARA (UiTM) Kedah, Malaysia, yang mencakup kolaborasi riset, pengabdian masyarakat (PPM), hingga transfer ilmu bisnis. Kerja sama strategis ini digadang-gadang bakal membawa dampak revolusioner bagi kedua institusi dan memperkuat diplomasi budaya Indonesia-Malaysia.
Puncak kolaborasi ini diawali dengan sesi Meet and Greet antara Rektor UAB Surabaya, Dr. Untung Lasiyono, M.Si., dengan Acting Rector UiTM Kedah Malaysia, Prof. Dr. Roshima Haji Said. Dalam diskusi hangat selama 1,5 jam tersebut, kedua pimpinan universitas langsung menyepakati serangkaian “Mega Proyek” di masa depan, termasuk: Joint Research (Riset Bersama) untuk Memperkuat publikasi ilmiah di jurnal internasional, Kelas BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) untuk Mempromosikan Bahasa Indonesia ke kancah global, hingga PPM Internasional dan Guest Lecturer dengan tujuan Memperluas jangkauan Pengabdian Kepada Masyarakat dan transfer ilmu antar fakultas.

Tak hanya akademik, UAB Surabaya sukses 'menggempur' UiTM Kedah dengan pesona budaya nusantara melalui Program Pengabdian Masyarakat (PPM) Internasional. Dua dosen andalan, Hertiki, S.Pd., M.Pd. (Fakultas Ilmu Keguruan dan Pendidikan) dan Made Bagus Dwiarta, S.E., M.M., CPM (Asia) (Humas & Kerja sama), memimpin misi ke-BIPA-an ini. “Ini adalah wujud nyata diplomasi kampus, mengenalkan kekayaan Indonesia, bukan hanya melalui kata-kata, tapi dengan pengalaman langsung yang tak terlupakan,” ujar I Made Bagus.
Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UAB tak mau ketinggalan! Tiga dosen ahli mereka, Dr. Untung Lasiyono, M.Si., Dr. Tony Susilo Wibowo, S.E., M.Pd., MSM., dan Dr. Rovila El Maghviroh M.Si., Ak., CA, CMA., CIBA., sukses menggelar Guest Lecture Series yang mengguncang wawasan akademik di UiTM. Mereka membawakan topik-topik krusial yang sangat relevan dengan dunia bisnis modern, Materi yang disampaikan dianggap sangat praktis dan visioner, membuka mata civitas akademika UiTM terhadap strategi bisnis dan solusi SDM yang diterapkan di UMKM Indonesia.
Di sela-sela kesibukan program, delegasi UAB juga menyempatkan diri untuk menikmati Lawatan Luar Kampus yang difasilitasi oleh UiTM Kedah, mengunjungi ikon-ikon bersejarah seperti Alor Setar, Masjid Zahir, Menara Alor Setar, dan Muzium DiRaja Kedah.
Kolaborasi ini membuktikan komitmen UAB Surabaya dalam mencapai Visi Internasionalisasi. Ke depannya, kerja sama ini diharapkan terus berkembang menjadi program pertukaran mahasiswa, credit transfer, dan pengembangan kurikulum bersama yang akan menjadikan UAB sebagai Universitas PGRI Terdepan di Asia Tenggara!