Berita Kampus

February 25, 2025

Surabaya (Berita Kampus) – Pelaksanaan Yudisium Fakultas Teknik Program Sarjana Strata Satu (S1) untuk tahun akademik 2024/2025, tidak seperti biasanya. Beberapa yudisiawannya nampak sangat sukses. Terlihat ketika bincang-bincang menunggu di ruang teater gedung tempat mereka akan dikukuhkan sebagai sarjana, penampilanya menarik perhatian orang lain. Memang mahasiswa ini merupakan kelompok mahasiswa Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dari pegawai Kantor Otoritas Bandar Udara Wilayah III Surabaya, mereka telah merampungkan seluruh kuliah di Program Studi Teknik Elektro. Yudisium gasal, jumlah pesertanya memang tidak sebanyak saat yudisium semester genap, namun rata-rata pesertanya merupakan mahasiswa yang telah sukses dan bekerja, baik di Instansi Pemerintahan maupun perusahaan skala nasional.

Yudisiawan atas nama Budi Widiarto ST menceritakan banyak tentang mekanisme perkuliahan yang dijalaninya. Beliau menceritakan kebutuhan untuk bergelar Sarjana Teknik, terutama pada konsentrasi Teknik Elektro menjadi kebutuhan bagi karirnya. Walaupun sebenarnya beliau sudah mengenyam pendidikan Strata Dua dengan gelar Magister Manajemen. Tempat beliau bekerja, mengisyaratkan Pak Budi dan rekan-rekannya tetap bergelar Sarjana Teknik. Kantor Otoritas Bandar Udara merupakan Unit Pelaksana Teknis di lingkungan Kementerian Perhubungan yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Menteri Perhubungan melalui Direktur Jenderal Perhubungan Udara.

“Terima kasih almamater ini, yang telah membantu meng-upgrade keilmuan kami, sehingga dapat kami manfaatkan sebagai penunjang karir. Kami yang bekerja sebagai inspektor penerbangan, sangat terbantu dengan ilmu-ilmu yang telah kami ampu di setiap mata kuliah. Dosen-dosen sangat membantu dalam proses pembelajaran, mengingat kami juga bekerja, sehingga tentu dukungan jam kuliah yang flexible itu sangat membantu proses transfer knowledge dari dosen ke kami,” kesan Pak Budi.

Rangkaian yudisium juga dilengkapi dengan orasi ilmiah. Dr Ida Kusnawati Tjahjani ST MT berbagi ilmunya dengan 36 yudisiawan tentang green innovaton. Naskah orasi ilmiah yang dibagikan kepada para peserta dengan judul Model Strategi Peningkatan Daya Saing dengan Green Innovation untuk Mendukung Implementasi One Village One Product (OVOP) pada UMKM di Jawa Timur. Kajian yang sangat mendalam diterapkan, sehingga narasumber dalam orasi ilmiah ini akan membagi 4 Rencana Aksi Pengembangan Industri Unggulan dari Kabupaten/Kota di Provinsi Jawa Timur, yaitu ; Pertama, Kompetensi Inti Daerah (KID). Kedua, yaitu One Village One Product (OVOP). Ketiga menguatkan Industri Kreatif, dan keempat konsentrasi pada Industri Agro.

Dekan dalam sambutannya memberikan jamuan terakhir layanannya kepada yudisiawan. Ucapan terima kasih dan permohonan maaf disampaikan Dr Ir Yunia Dwi Nurcahyanie ST MT dalam pidatonya. Serangkaian pesan untuk selalu berhubungan baik dan menjaga almamater diucapkannya berulang-ulang. Hal ini disadari oleh Ibu Dekan, bahwa para lulusan merupakan penyambung jaringan atau networking yang segera terjun di dunia kerja.

“Mungkin selama beberapa tahun terakhir, anda mengalami perjalanan yang lancar, ada juga yang bergelombang sedikit dalam proses studi. Saya yakin perjalanan saudara untuk mencapai hari ini menjadi cerita hidup dan pengalaman yang tak mudah dilupakan. Saya harap kisah saudara this is not the end of your story, but your story start will begin. Semoga gelar ini menjadi gelar yang berkah, baik untuk pribadi saudara maupun institusi dimana saudara mengabdi,” pungkas Ibu Yunia.(*)

Dokumentasi Kegiatan : https://drive.google.com/drive/folders/1rmqr318iN1muXKtQhF5cYwmlpOGWEj1z?usp=sharing


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya