
Surabaya (Berita Kampus) – Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) melakukan kerjasama strategis dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dalam upaya menanggulangi kemiskinan di Indonesia. Kegiatan tersebut berlangsung pada Senin kemarin (10/2) di Graha Unesa, yang dihadiri langsung oleh Menteri Sosial, Bapak Drs H Saifullah Yusuf, serta Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Prof Dr Fauzan.
Kemiskinan merupakan salah satu permasalahan terbesar yang dihadapi oleh banyak negara, termasuk Indonesia. Meskipun berbagai upaya telah dilakukan oleh pemerintah dan lembaga-lembaga sosial, tantangan untuk mengurangi angka kemiskinan secara signifikan masih sangat besar. Penanggulangan kemiskinan tidak bisa dilakukan secara parsial atau melalui satu pendekatan saja. Hal ini membutuhkan strategi yang holistik dan terpadu, melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah, masyarakat, dunia pendidikan, dan sektor swasta
Dalam acara yang dihadiri oleh berbagai pihak ini, dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Memorandum of Agreement (MoA) antara Kementerian Sosial dan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. MoU ini bertujuan untuk meningkatkan sinergi dalam pelaksanaan program-program sosial yang bertujuan menanggulangi kemiskinan, dengan melibatkan peran serta masyarakat, akademisi, serta pemerintah.
Menteri Sosial, Drs H Saifullah Yusuf, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa kerjasama ini merupakan langkah strategis yang diambil untuk mempercepat penyelesaian masalah kemiskinan di tanah air. “Kolaborasi antara pihak akademik dan pemerintah sangat penting dalam menciptakan solusi nyata terhadap permasalahan kemiskinan yang masih menjadi tantangan besar bagi bangsa ini. Kami berharap, melalui kerjasama ini, dapat tercipta program-program yang lebih efektif dan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat,” ujar Bapak Saifullah.

Sementara itu, Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Prof Dr Fauzan, juga memberikan apresiasi atas kolaborasi ini. “Keterlibatan universitas dalam program sosial bukan hanya sebagai lembaga pendidikan, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
Rektor Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Prof Dr Hartono MSi dalam acara penandatanganan MoU dan MoA antara Kementerian Sosial Republik Indonesia dan universitasnya, memberikan kesan yang sangat positif terhadap kerjasama yang terjalin. Menurut Rektor, kolaborasi ini tidak hanya menjadi langkah maju bagi universitas, tetapi juga merupakan kontribusi besar untuk bangsa dan negara dalam mengatasi masalah kemiskinan.
Semenetara itu Kepala LPPM Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Dr Reza Rachmadtullah MPd mengemukakan bahwa Kerjasama ini sangat penting, bukan hanya bagi universitas, tetapi juga bagi masa depan bangsa. Kami merasa bangga dapat berpartisipasi dalam program yang bertujuan untuk mengurangi kemiskinan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia,” ungkap. Ia juga menekankan bahwa pendidikan tinggi memiliki peran strategis dalam mendukung program sosial dan pemberdayaan masyarakat yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
Kerjasama ini mencakup beberapa program unggulan, termasuk pelatihan keterampilan, pendampingan masyarakat miskin, serta peningkatan kapasitas bagi para mahasiswa untuk terlibat langsung dalam program-program sosial yang ada. Diharapkan, kerjasama ini tidak hanya memberikan dampak positif bagi masyarakat yang kurang mampu, tetapi juga membuka peluang bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang didapat di bangku kuliah dalam kehidupan nyata.
Acara penandatanganan MoU dan MoA ini diakhiri dengan diskusi yang melibatkan berbagai pihak terkait, termasuk para rektor perguruan tinggi negeri maupun swasta yang ada di jawa timut. Dengan adanya kerjasama ini, diharapkan dapat memberikan solusi jangka panjang dalam mengatasi kemiskinan di Indonesia, serta membuka peluang bagi generasi muda untuk berperan aktif dalam pembangunan sosial di tanah air. (rz)