
Surabaya – Penajaman struktural menuju capaian mahasiswa baru tahun 2024-2025 yang lebih besar perolehannya menjadi salah satu tujuan diadakan pelantikan hari ini. Tentunya memilih waktu yang baik, Jum’at (19/1) menjadi alasan agar keberkahan pergantian ini benar-benar terwujud. Pergantian terjadi di lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Klinik utama Usada Buana serta Adi Buana Edupark. Pelantikan pejabat dengan Surat Keputusan dari PPLP PT PGRI Surabaya setidaknya terdapat 11 orang pejabat baru. Kemudian pelantikan pejabat dengan Surat Keputusan Rektor, terdapat 70 orang pejabat baru.
Pidato ketua PPLP memberikan gambaran yang sangat jelas. Badan Penyelenggara telah memulai dengan perubahan demi kemajuan Adi Buana untuk mencapai MMS (Mutu, Martabat, Sejahtera). Bahkan Badan Penyelenggara melakukan perubahan organisasi, yang telah diwakili dalam perumusannya oleh gabungan unsur Badan Penyelenggara, Rektorat, dan Senat Akademik. Statuta baru sudah berhasil dirumuskan dan disahkan, struktur organisasi telah disesuaikan, perubahan nama fakultas telah disepakati dan sahkan. Harapannya tugas-tugas dalam merealisasi Visi, Misi, Renstra dapat berjalan lancar, dan proses promosi dan penerimaan mahasiswa baru 2024-2025 dapat mencapai target.
“Kami mengajak kepada seluruh insan Adi Buana untuk melaksanakan keputusan organisasi, bagaikan air mengalir, kita manfaatkan air mengalir itu, kita fasilitasi air mengalir itu supaya tetap mengalir dari hulu sampai hilir jangan sampai terhambat. Mohon diingat perjalanan kita masih panjang” terang Drs H Sutijono MM selaku ketua PPLP

Acara berlangsung sangat khidmat. Sekretaris PPLP terlebih dahulu membacakan SK dari PPLP PT PGRI Surabaya, yang diperuntukan bagi pejabat universitas, Klinik utama dan Adi Buana Edupark. Wakil Rektor 2, membacakan SK Rektor nomor 015 s.d 098/SK/I/2024 tertanggal 19 Januari 2024 yang berisikan tentang Pemberhentian Pejabat Struktural di Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Selang beberapa menit, berganti Wakil Rektor 1 membacakan SK Rektor nomor 100 s.d 169/SK/I/2024 juga tertanggal 19 Januari 2024, tentang Pengangkatan Pejabat Struktural di Lingkungan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya Masa Jabatan Tahun 2020-2025. Lampiran SK tersebut mengangkat sebanyak 70 nama pejabat baru.
“Sifat pemimpin harus bisa memberi arah pada bawahan (Bintang), membimbing kesejukan memberi pepadang (Bulan), memberi harapan hidup berkelanjutan (Matahari), Rejeki/reward (Bumi), Berkomunikasi dan berkolaborasi ke semua lini (Angin), Tegas dan bila perlu memberi sanksi (Api), Menampung segala keluhan dan memaafkan (Samudra), Memberi peringatan atau prospek (Mendung). Itu adalah Hasta Brata” ungkap Bapak Sutijono.
Perjalanan panjang Adi Buana dalam pandangan ketua PPLP bahwa Tahun 2024 dimulai perubahan statuta & struktur organisasi serta perubahan nama fakultas. Tahun 2025 pasti akan laksanakan statuta dengan penuh, disitu sudah ada Rektor baru, harapannya dosen yang berumur 60 tahun ke bawah dan memenuhi syarat silahkan berkontribusi pada struktur yang tersedia, apalagi yang berprestasi unggul.Tahun 2030 generasi Muda akan memimpin Adi Buana. Tahun 2035 Generasi Milenial akan memimpin Adi Buana, kelak lembaga ini tumbuh menjadi holding yang kuat.
“Kita harus selalu berjuang supaya Adi Buana tetap eksis dan tetap berkembang sesuai kondisi dan perubahan jaman. Kita harus tetap taat asas tetapi harus berkarakter sesuai karakter PAGI (Peduli, Amanah, Gigih, Inovatif)” pungkas Bapak Sutijono. (*)