Berita Kampus

August 19, 2022

Surabaya – GOR Hasta Brata Kampus 2 Dukuh Menanggal, hari ini Jum’at (19/8) sudah hampir seperti pesta demokrasi yang akan diselenggrakan bangsa ini. Betapa tidak, mengadopsi cara-cara Pemilu (Pemilihan Umum) dalam prosesi pemilihan Ketua Senat Mahasiswa. bertemakan Gerak Bersama Fungsionaris Mahasiswa Menuju Adi Buana Jaya, ternyata sekaligus diperuntukkan untuk menggelar hak suaranya, guna memilih satu pemimpin fungsionaris mahasiswa di level tertinggi yaitu universitas.

Pungra (Pemungutan Suara), benar-benar dilakukan persis seperti pemilu. Atribut seperti bilik suara, Kotak suara, Surat suara dan DPT (Daftar Pemilih Tetap) juga ada. Sebelum proses pemungutan suara, para kandidat calon ketua senat mahasiswa, diberikan kesempatan untuk memaparkan visi dan misinya. Pungra dilakukan dengan pencoblosan pada surat suara, foto para calon terpampang dengan almamater berwarna biru kebanggan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Bilik suara juga diawasi dengan ketat.

Calon 1, Rizki Afif Wardana merupakan mahasiswa Program Studi Akuntasi angkatan 2019. Visi yang ditawarkan kandidat ini adalah; Mewujudkan UNIPA Surabaya yang independent menjalankan fungsi eksekutif, memberikan atensi dan menjadi lembaga yang konstruktif, terhadap pengembangan bakat dan minat mahasiswa serta solutif dan kritis terhadap problematika yang terjadi di lingkungan Unipa Surabaya.

Calon 2, Ibnu Hakim Alsanda juga mahasiswa Program Studi Akuntansi angkatan 2019. Perawakan tinggi besar ini menawarkan program dengan visi; Mewujudkan SENAT Universitas sebagai organisasi yang profesional, unggul, harmonis, dan responsive terhadap aspirasi mahasiswa.

Calon 3, Mussafa Billah merupakan mahasiswa Program Studi Teknik Elektro angkatan 2019. Kandidat dari Fakultas Teknik ini, mempunyai visi; Menjadikan Senat mahasiswa sebagai Mitra bagi semua elemen kampus untuk mewujudkan Unipa Surabaya yang futuristik.

Tungra (Perhitungan Suara), dilaksanakan dengan menghitung hasil perolehan suara dari hasil coblosan yang mengenai foto calon. Tiga elemen pengawas juga hadir saat itu, dari Resimen mahasiswa, dari perwakilan Senat Mahasiswa Fakultas (SEMA), serta dari Unit Kegiatan Kemahasiswaan (UKM). Rizki Afif Wardana mendapatkan 28 suara. Ibnu Hakim Alsanda mendapatkan 3 suara. Mussafa Billah mendapatkan 10 suara. Surat Suara Tidak Sah sebanyak 3 suara. Hasil ini memutuskan bahwa calon 1, Rizki Afif Wardana terpilih menjadi Ketua Senat Mahasiswa.

Dalam wawancara setelah proses Tungra, Rizki Afif Wardana memberikan banyak keterangan dan menyikapi hasil pemilihan tersebut. “Ini adalah beban tanggung jawab yang harus saya emban untuk memajukan kampus ini, melalui kerjasama fungsionaris guna mencapai tujuannya yaitu kejayaan. Kepedulian, pengembangan bakat minat, adalah konsentrasi program kami, sesuai visi dan misi yang sudah kami sampaikan” terang Afif

“Tugas yang harus segera kami lakukan adalah segera mungkin melengkapi struktural organisasi senat mahasiswa, mudah-mudahan kami menjadi Superteam yang bisa berkolaborasi dengan seluruh fungsionaris mahasiswa” tambah Afif. Proses Pungra dan Tungra oleh fungsionaris mahasiswa berjalan lancar dihadiri setidaknya 300 mahasiswa, Rektor dan Wakil Rektor 3 bersama-sama memberikan ucapan selamat dan berfoto dengan ketiga calon tersebut. Bergerak Bersama Fungsionaris Mahasiswa Menuju Adi Buana Jaya berkomitmen untuk mensukseskan cita-cita bersama, yaitu; Maba, MBKM, Akreditasi, Tridharma, Mutu, Martabat, dan Sejahtera. (*)

 


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya