Berita Kampus

August 03, 2022

Surabaya – Workshop dan Do it Yourself (DIY) Eco Enzyme untuk hidup lebih bersih dan sehat yang diprakarsai Ikatan Wanita Adi Buana, diselenggarakan sejak pagi ini (03/8) di GOR Hasta Brata kampus 2 Dukuh Menanggal. Eco Enzyme adalah hasil dari fermentasi limbah dapur organik seperti ampas buah dan sayuran, gula (gula coklat, gula merah atau gula tebu), dan air. Warnanya coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis yang kuat.

Hadir ketua  Eco Enzyme Nusantara Jawa Timur, Bapak Minoto. Beliau menerangkan bahwa Eco Enzyme pertama kali diperkenalkan oleh Dr Rosukon Poompanvong yang merupakan pendiri Asosiasi Pertanian Organik Thailand. “Gagasan proyek ini adalah untuk mengolah enzim dari sampah organik yang biasanya kita buang ke dalam tong sampah sebagai pembersih organik” terang Bapak Minoto.

Selain memberikan materi dan pelatihan, Bapak Minoto juga melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Bernomor surat 004/Ad.2/KPHI/VIII/2022, bahwa kedua belah pihak sepakat mengadakan kerjasama dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguan Tinggi, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta dukungan program Merdeka Belajar Kampus Merdeka dan Kewirausahaan.

Ketua pelaksana, Dra Yayuk Sulistyowati yang juga ketua IWA memberikan keterangan dengan memperhatikan fenomena keperdulian terhadap lingkungan, utamanya adalah pengelolaan sampah. Menurutnya sampah rumah tangga yang sebagaian besar merupakan sampah organik harus dicarikan solusi. Maka sampah ini yang paling efektif penangananya adalah dengan membuatnya menjadi eco enzyme. “Kami menghadirkan 150 orang dalam kegiatan ini, meliputi anggota IWA, Dosen, Mahasiswa Biologi, Mahasiswa Teknik Lingkungan, Kader PKK dan Kader Kesehatan Hebat (KSH) Kelurahan Dukuh Menanggal, Guru TK Sartiasari Surabaya, kesemuanya akan serius untuk mengubah cara hidup yang lebih bersih dan sehat” terang Ibu Yayuk.

Membagi menjadi 15 kelompok besar, Eco Enzyme Nusantara melatih para peserta dengan serius. Eco enzyme merupakan cairan pembersih yang multifungsi, di antaranya: Membersihkan lantai sebagai pengganti cairan pel, Membersihkan toilet, Membersihkan permukaan dapur, Membersihkan piring dan peralatan makan, Membersihkan dan memurnikan udara, Menyuburkan tanaman serta Mengusir hama.

Dr M Subandowo MS selaku rektor dalam sambutannya merasa bahagia, karena peserta terlihat sangat antusias. Terlihat dari animo masyarakat yang mendaftar dalam kegiatan ini sangat besar. “Sungguh ini pagi yang berkah bagi kami, Kampus Semangat PAGI didatangi beberapa kader PKK, kader kesehatan dari masyarakat di sekitar kampus. Hal ini menandakan kolaborasi Sivitas Akademika dan masyarakat benar-benar kompak” ungkap Bapak Subandowo. Bapak Rektor juga mengajak, sanak saudara dari peserta pelatihan untuk bisa kuliah dan menimba ilmu di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya,mengingat tantangan kedepan semakin ketat, maka pendidikan adalah prioritas.

Testimoni dari peserta pelatihan, diwakili oleh Ibu Sri Kustina SPd yang merupakan ketua TP PKK Kelurahan Dukuh Menanggal. “Kami juga pernah mendapatkan sosialisasi tentang penanganan sampah organik, namun tidak sedetail yang diselenggarakan oleh IWA Universtas ini. Proses pembuatan Eco Enzyme, komposisi sampah, formula dan air, diberikan aturannya secara detail” ungkap ibu Kustina. (*)



Connect with us:


Copyright © 2021 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Akademik
  • SPP
  • PMB