Berita Kampus

May 17, 2022

Surabaya – Lembaga Sertifikasi Profesi Pihak Pertama (LSP-P1) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, benar-benar mendapatkan ijin dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Pelaksanaan Full Assesment dilaksanakan pada Sabtu (14/5).  Saat ini di Indonesia sendiri terdapat sekitar 1.933 LSP dengan 15.991 Skema. Kehadiran Drs. Muhammad Zubair, M.Si., AAIS yang saat ini menjabat Komisioner Bidang SDM BNSP Pusat didampingi Bapak Moh. Ali Shodiqin bertindak sebagai Tim Full Assesment di LSP Unipa Surabaya.

Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, merupakan lembaga kategori P-1, yang memberikan pelayanan uji kompetensi dengan menggunakan mutu dan kepuasan peserta uji, serta menjamin uji kompetensi yang dilaksanakan dengan jujur, teliti, cepat, tepat dan akurat.

“Kami berdua melakukan visitasi untuk memastikan Tempat Uji Kompetensi (TUK) di Kampus ini, maka saya ceritakan bahwa di Indonesia terdapat 27.315 TUK, maka sangat perlu kami untuk memastikan TUK yang ada disini, sangat memenuhi syarat atau tidak” ujar Bapak Zubair. Mengingat Universitas PGRI Adi Buana Surabaya mengajukan sekitar 5 SKEMA, sehingga keberadaan TUK juga harus sesuai dengan jumlah Skema tersebut.

Kelima Skema dalam LSP Unipa Surabaya, terdiri atas; (1). Skema Sertifikasi Okupasi Staf Administrasi Sumber Daya Manusia, (2).  Skema Sertifikasi Klaster Keperawatan Umum, (3). Skema Sertifikasi Klaster Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja, (4). Skema Sertifikasi Klaster Pemasaran Digital, (5). Skema Sertifikasi Okupasi Ilmuwan Data Madya.

Dr. Aji Prasetyo, SE., M.SA yang ditunjuk sebagai Direktur LSP Unipa Surabaya, menerangkan bahwa hasil dari full assessment sebagian besar merupakan tuntutan untuk melengkapi dokumen. “Ringkasan ketidaksesuaian, tindakan perbaikan dan verifikasi pelaksanaan asesmen LSP Unipa Surabaya lebih banyak pada jenis dokumen, seperti FR VA dan FR IA 06 dan semuanya harus dilengkapi maksimal tanggal 14 Juni 2022” terang Bapak Aji.

Hadir dalam kegiatan Full Assesment di ruang rapat PPLP tersebut yaitu Rektor selaku Ketua Dewan Pengarah dan Bapak Sutijono selaku anggota Dewan Pengarah. Selanjutnya pengurus LSP Unipa Surabaya sendiri untuk pelaksana harian memiliki 13 pengurus. Diluar pengurus pelaksana, juga terdapat pengurus Komite Skema. Dr. Untung Lasiono, SE., M.Si bertindak sebagai ketua Komite Skema dengan memiliki empat anggota. Tugas Komite Skema juga sangat besar, diantaranya adalah; (1). Mengidentifikasi dan memetakan skema sertifikasi berdasarkan profil kompetensi, (2). Mengembangkan skema sertifikasi yang sesuai dengan persyaratan dan kebutuhan di tempat kerja, (3). Menetapkan dan mengevaluasi skema sertifikasi dalam rangka pemeliharaan dan perbaikan efektifitas penerapan skema. (*)

 



Connect with us:


Copyright © 2021 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Akademik
  • SPP
  • PMB