Berita Kampus

May 19, 2022

Surabaya – Tradisi dalam rangkaian agenda Dies Natalis yang menjadi ciri khas Adi buana, yaitu : Ziarah makam pendiri, Doa lintas agama, Sarasehan dan Upacara. Selama tiga hari berturut-turut, dari tanggal 18 Mei 2022 hinga 20 Mei 2022 serangkaian kegiatan tersebut dijalankan. Ziarah makam pendiri dilaksanakan di empat tempat, yaitu: Surabaya, Malang, Madiun dan Kediri.

Doa lintas agama, hari ini Kamis (19/5) sangat istimewa. Pelaksanaan di tiga tempat, Masjid Luhur untuk jamah Muslim, Sanggar Doa untuk sahabat Nasrani, Protestan, Hindu dan Budha. Ceramah agama di masjid Luhur dilakukan oleh KH. Drs. Muhammad Imam Chambali, beliau adalah mubalig yang biasa siaran di stasiun Televisi JTV. Kali ini Kyai Imam Chambali lebih mengulas tentang pentingnya Istighotsah sebagai cara meminta pertolongan kepada Tuhan. “Unipa sudah meminta pertolongan pada Tuhan sejak lama, sejak saya pimpin Istighotsah di kampus Ngagel Dadi, kalau hari ini sudah berumur 51 tahun dan menjadi sebesar ini, itu adalah berkat doa-doa kita semua saat itu hingga hari ini” ungkap sang Kyai.

Kyai Imam Chambali juga menyampaikan betapa pentingnya menjadi Orang Baik. Sehebat apapun, sepintar apapun kita, masih kalah beruntung bilamana menjadi Wong Apik. “Wong apikan itu selalu mendapat kemudahan dan pertolongan dari siapapun, dari manapun yang kita tidak tahu dari mana asalnya” imbuh kyai.

Sarasehan merupakan lanjutan agenda hari ini, berbeda dari biasanya. Suguhan sarasehan kali ini dikemas begitu apik oleh tim acara. Diawali dengan suguhan musik oleh UKM Genta dan UKM Gita Pesona. Penayangan video Historis UNIPA dengan konsep Musikalisasi Puisi membuat seluruh peserta haru, dan kembali mengenang masa lalu. “Saya terharu melihat suguhan tadi, seakan-akan itu kejadian baru kemarin saja, foto-foto itu seakan-akan hidup, para pendiri, para sahabat, dosen dan karyawan, membuat saya meneteskan air mata, baru kali ini Sarasehan Dies Natalis terasa sangat berbeda” ungkap Bapak Sutijono dalam membuka sambutannya selaku ketua PPLP PT PGRI Surabaya.

Rektor juga mengungkapkan rasa terharunya melihat tayangan video tadi, rekan-rekan seangkatan Bapak Subandowo, baik yang sudah pensiun hingga yang sudah meninggal dunia, merupakan kenangan perjuangan dalam membesarkan Kampus Semangat PAGI. “Tidak akan pernah ada orang di gedung ini yang akan melupakan sejarah Adi Buana, mulai dari perintis, pendiri bahkan diri kita yang saat ini didaulat sebagai pengembang, semuanya punya porsi sendiri-sendiri dalam menorehkan nama besar Adi Buana” terang Bapak Subandowo.

Kejutan di akhir sarasehan, dibacakan oleh Wakil Rektor 4, melalui SK Rektor nomor 94/SK/V/2022 tentang Penghargaan Pegawai Tahun 2022 untuk Melakukan Ibadah Umroh Tahap Pertama. Dua orang pegawai mendapatkan rejeki untuk diberangkatkan Umroh. Pertama diberikan kepada Mulyadi, SE., MM yang berasal dari unit kerja administarsi Lembaga Penjaminan Mutu. Kedua diberikan kepada Sukardi, S.Pd unit kerja Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Ucapan selamat dan tepuk tangan dari rekan sejawat menambah kemeriahan acara Sarasehan Dies Natalis ke-51 tahun ini. Semoga kejutan akan berlanjut pada berbagai acara esok hari yang merupakan bagian dari rangkaian dies. (*)

 

 



Connect with us:


Copyright © 2021 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Akademik
  • SPP
  • PMB