Berita Kampus

April 17, 2021

Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi membuka kesempatan kepada Perguruan Tinggi program Sarjana di jenis pendidikan akademik non kesehatan, dalam bentuk pengajuan proposal Program Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi MBKM. Program ini diluncurkan dalam rangka mendukung implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) dan percepatan pencapaian Indikator Kinerja Utama Perguruan Tinggi (IKU PT), diharapkan program studi dapat melaksanakan kerja sama dengan mitra terkait pengembangan kurikulumnya dan mendorong mahasiswa mengikuti kegiatan pembelajaran di luar program studi/perguruan tinggi.

Universitas PGRI Adi Buana kembali mampu meloloskan 3 program studinya yaitu; Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan Pendidikan Khusus (PKh) untuk meraih pembiayaan Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar – Kampus Merdeka dari Kemendikbud RI. Melalui Surat Resmi dari Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswa Kemendikbud RI nomor : 1575/E2/DM.00.01/2021 tertanggal 15 April 2021 yang menyatakan bahwa ketiga program studi dari Universitas PGRI Adi Buana untuk layak di danai proposalnya dalam Program Bantuan Kerja Sama Kurikulum dan Implementasi Merdeka Belajar-Kampus Merdeka.

Program yang dikeluarkan oleh kementrian sejak tanggal 24 Pebruari 2021 dan terakhir upload proposal pada tanggal 28 Maret 2021 pukul 23.59 WIB, menjadi ajang bergensi bagi seluruh program studi Pendidikan Akademik Non Kesehatan, mengingat dari pembiayaan ini sangat membantu dalam pengembangan program studi dalam penerapan MBKM. Berdasarkan lampiran surat tersebut untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) se-Indonesia untuk program ini hanya lolos sebanyak 187 Perguruan tinggi. Rektor Universitas PGRI Adi Buana dalam Rapat Koordinasi bersama Dekan, Kaprodi dan LPPM pada Jumat kemarin sore (16/4) bahwa “Kita patut bersyukur bahwa raihan prestasi kita untuk mendapatkan pembiayaan dan hibah semakin hari-semakin meningkat, walaupun kita mengajukan 10 program studi dan lolos 3 program studi, hal ini sudah lumrah karena proses seleksi di Kementrian sangat ketat dan bersyukurlah sebagai Perguruan Tinggi Swasta yang berlabel PGRI kita masih tercatat sebagai pemenang dan kita memang harus kerja keras agar mampu mewujudkan impian kita” tegas bapak Dr. M. Subandowo, MS. (*)

 



Connect with us:


Copyright © 2021 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Akademik
  • SPP
  • PMB
  • Wi-Fi.id