
bBERI PIALA- Wakil Dekan III FKIP Unipa Dr Ujang Rohman MKes, menyerahkan piala kepada juara lomba atletik.
Surabaya – Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya memaknai khusus peringatan hari disabilitas internasional. Perguruan tinggi yang kini masuk di peringkat 10 besar kampus terbaik di Jawa Timur itu, menggelar lomba atletik, di kampus II Unipa Menanggal..
Pesan moral dalam penyelenggaraan lomba itu; mengingatkan, bahwa diantara kita, ada yang diberi haknya sebagaimana hak manusia pada umumnya. “Karena itu, mereka harus diberi haknya di dalam berbagai hal. Pertama, terkait kebutuhan setiap manusia, yakni pendidikan dan ekonomi. Karena, ada perspektif masyarakat, yang kadang-kadang tidak demikian,” ujar Dr Sambira Mambela MPd, Ketua Program Studi Pendidikan Khusus.
Melalui peringatan hari disabilitas, bisa mengingatkan kembali kepada masyarakat. Bahwa ada penyandang disabilitas yang punya hak sama seperti kita semua.
Pendaftaran lomba kali ini diadakan terbuka bagi semua penyandang disabilitas. Umumnya, mereka yang mendaftar adalah tuna rungu, tuna grahita, dan autis. Mereka pun, kebanyakan atlet yang sudah berprestasi. Ada 18 peserta yang mengikuti acara tersebut. Namun di sisi lain, masih ada perasaan minder bagi calon pendaftar, melihat deretan mereka yang sudah mendaftar. “Mungkin ke depan, kita akan mengubah polanya. Akan kita bagi, ada kelompok atlet dan kelompok pemula,” lanjut Sambira.
Selain lomba atletik, di acara itu juga digelar lomba pemandu. Acara itu, diharapkan, bisa memberikan pandangan kepada masyarakat. Bahwa mereka, juga bisa. Tidak seperti persepsi orang, bahwa mereka tidak bisa apa-apa. Kedua, lomba itu sebagai wadah untuk memberikan kesempatan kepada mereka menunjukkan kemampuan. Sekaligus menjadi wadah latihan mahasiswa dalam berorganisasi.