
MOJOKERTO — Dalam upaya merespons dinamika pendidikan di era digital, Universitas Adi Buana (UAB) menggelar program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) yang menyasar para pendidik tingkat dasar. Kegiatan ini berfokus pada dorongan adaptasi teknologi, khususnya melalui pemanfaatan koding dan Kecerdasan Artifisial (AI) dalam ruang kelas.
Acara edukatif ini mengusung tema agung "Peningkatan Kualitas Pembelajaran dan Kompetensi Guru Sekolah Dasar melalui Optimalisasi Laboratorium Virtual serta Pembelajaran Koding dan Kecerdasan Artifisial untuk Mendukung Pendidikan Adaptif dan Berkelanjutan".
Berlangsung selama sepekan penuh mulai tanggal 13 hingga 19 Juni 2026, kegiatan ini diselenggarakan di Papa Kana Hotel, Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis lintas institusi, yakni gabungan antara Program Studi S1 Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) dan S2 Pendidikan Dasar UAB Surabaya, yang bersinergi langsung dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Kecamatan Gondang, Kabupaten Mojokerto.
Dua akademisi UAB Surabaya didapuk sebagai narasumber utama untuk memandu jalannya pelatihan ini, yaitu Dr. Rosmiati, M.Pd. dan Dr. Prayogo M.Kom (Dosen UAB Surabaya)
Melalui pemaparan materi dari kedua pakar tersebut, para peserta dibekali wawasan teknis dan taktis mengenai integrasi laboratorium virtual, dasar-dasar koding, hingga pemanfaatan AI yang disesuaikan dengan kapasitas siswa Sekolah Dasar.
Langkah proaktif dari UAB Surabaya dan PGRI Gondang ini diharapkan menjadi katalisator bagi para guru untuk terus berinovasi. Dengan optimalisasi teknologi kecerdasan artifisial dan laboratorium virtual, sistem pendidikan di tingkat dasar diyakini akan semakin adaptif, relevan dengan zaman, dan mampu mencetak generasi yang melek teknologi secara berkelanjutan.