
SURABAYA — Universitas Adi Buana (UAB) Surabaya kembali mengukuhkan perannya sebagai garda terdepan pendidikan di Jawa Timur. Menyongsong peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026, UAB bersinergi dengan PGRI Jatim dalam workshop peningkatan kapasitas yang diikuti oleh 1.196 guru TK dari seluruh Jawa Timur.
Kehadiran akademisi PAUD dari Universitas Adi Buana Surabaya dalam workshop yang digelar pada 2 Mei 2026 di Graha Hasta Brata UAB ini membuktikan dedikasi kampus bersemboyan "Semangat PAGI" dalam mencetak tenaga pendidik yang melek teknologi dan siap mengimplementasikan metode deep learning bagi anak usia dini.
Wakil Rektor Bidang Akademik, Riset, dan Inovasi UAB, Dr. Reza Rachmadtullah, S.Pd., M.Pd., yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan apresiasi tinggi terhadap kolaborasi ini. Beliau menegaskan bahwa transformasi digital dalam dunia pendidikan harus berjalan selaras dengan keamanan profesi.
"Universitas Adi Buana berkomitmen penuh untuk mengawal transformasi dan inovasi pembelajaran di tingkat PAUD. Namun, guru harus didukung dengan perlindungan hukum yang kuat agar inovasi tersebut dapat dijalankan dengan penuh percaya diri dan dedikasi," ujar Dr. Reza Rachmadtullah.
Senada dengan hal tersebut, Kaprodi PG-PAUD UAB, Anies Listyowati, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa penguatan kompetensi pedagogik adalah kunci utama kualitas pendidikan anak usia dini yang harus terus diperbarui.
"Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan setiap guru TK di Jawa Timur memiliki akses terhadap keilmuan terbaru. Perlindungan hukum dan kesejahteraan adalah fondasi utama agar para guru dapat fokus sepenuhnya pada tumbuh kembang anak didik," tutur Anies Listyowati.
Acara yang diikuti oleh perwakilan dari 37 Kabupaten/Kota ini juga menjadi wadah sosialisasi Lembaga Konsultasi dan Bantuan Hukum (LKBH). Dengan dukungan akademik dari Prodi PG-PAUD UAB, diharapkan ekosistem PAUD di Jawa Timur semakin solid, profesional, dan unggul.