
Momentum membanggakan mewarnai pelaksanaan yudisium Program Studi Magister Teknologi Pendidikan Semester Gasal Tahun Akademik 2025/2026 yang diselenggarakan pada Jumat, 13 Februari 2026, bertempat di Gedung Teater Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Kampus Menanggal. Pada kesempatan yang penuh khidmat tersebut, dari 27 yudisiawan dan yudisiawati yang dikukuhkan, dua di antaranya tampil sebagai sosok inspiratif dengan capaian akademik yang sangat gemilang. Keduanya berhasil meraih predikat Summa Cum Laude dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) sempurna 4,00, sebuah prestasi tertinggi yang mencerminkan keunggulan akademik, konsistensi, serta dedikasi luar biasa selama menempuh pendidikan di jenjang magister.
Dua srikandi tersebut adalah Dian Lestari, S.Pd.Gr., M.Pd. dan Iswahyuni, S.Pd.SD., M.Pd. Keduanya tidak hanya lulus dengan nilai tertinggi, tetapi juga dinobatkan sebagai mahasiswa terbaik dan berprestasi dalam yudisium periode ini. Prestasi tersebut menjadi bukti dedikasi, ketekunan, dan komitmen mereka dalam menempuh studi di jenjang magister.
Capaian IPK 4.00 bukanlah hal yang mudah diraih. Diperlukan konsistensi dalam mengikuti perkuliahan, ketelitian dalam menyelesaikan tugas akademik, serta kedalaman analisis dalam penelitian tesis. Dian Lestari menunjukkan kualitas akademik yang unggul melalui kemampuan berpikir kritis dan inovatif dalam bidang teknologi pendidikan.
Sementara itu, Iswahyuni juga membuktikan kapasitas akademiknya dengan performa yang sangat konsisten sejak awal perkuliahan hingga penyelesaian tesis. Ketekunan dan kedisiplinannya dalam mengembangkan penelitian berbasis teknologi pendidikan menjadi salah satu faktor utama keberhasilannya meraih predikat tertinggi.
Predikat Summa Cum Laude mencerminkan standar keunggulan akademik yang sangat tinggi. Gelar ini bukan hanya simbol nilai sempurna, tetapi juga representasi dari integritas ilmiah, etos kerja, serta kontribusi nyata dalam pengembangan ilmu pengetahuan, khususnya di bidang teknologi pendidikan.
Keberhasilan keduanya menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain di lingkungan Program Studi Magister Teknologi Pendidikan. Prestasi ini menunjukkan bahwa dengan manajemen waktu yang baik, semangat belajar yang tinggi, dan komitmen terhadap mutu akademik, capaian terbaik bukanlah sesuatu yang mustahil.
Selain prestasi akademik, kedua yudisiawati tersebut juga dikenal aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan pengembangan diri. Keterlibatan dalam diskusi ilmiah, seminar, serta kolaborasi penelitian turut memperkaya pengalaman belajar mereka selama menempuh studi.
Pencapaian ini juga menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi. Direktur Sekolah Pascasarjana, Dr. Rufi’i, M.Pd mengemukakan bahwa Keberhasilan mahasiswa meraih IPK sempurna memperkuat citra Sekolah Pascasarjana dan program studi sebagai lingkungan akademik yang kondusif, suportif, dan berorientasi pada mutu. Hal ini sekaligus menjadi indikator kualitas pembelajaran dan pembimbingan yang efektif.
Lebih dari sekadar angka, keberhasilan Dian Lestari dan Iswahyuni adalah representasi dari semangat perempuan dalam dunia akademik. Kaprodi Magister Teknologi Pendidikan, Dr. Adi Bandono, M.Pd mengemukakan bahwa meskipun perempuan, mereka telah membuktikan bahwa perempuan mampu tampil sebagai pemimpin intelektual dan agen perubahan dalam pengembangan teknologi pendidikan yang adaptif dan transformatif.
Lebih lanjut, Kepala Unit Penjaminan Mutu (UPM) Prodi Magister Teknologi Pendidikan, Dr. Sabariah, M.Pd, berharap semoga prestasi gemilang ini menjadi langkah awal menuju kontribusi yang lebih luas di dunia pendidikan. Diharapkan keduanya terus berkarya, menginspirasi, serta memberikan dampak positif bagi pengembangan pendidikan berbasis teknologi di tingkat nasional maupun global.