
Surabaya, 8 Oktober 2025 - Program Studi Pendidikan Jasmani, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UAB) kembali menegaskan perannya sebagai kampus yang adaptif dan inovatif terhadap kebutuhan dunia kerja. Melalui kolaborasi strategis dengan Flashfitness Indonesia dan menghadirkan pakar dari Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga, UAB sukses menyelenggarakan kegiatan Pelatihan Fitness: Spoting, Program Latihan, dan Manajemen Pusat Kebugaran pada 7–8 Oktober 2025, bertempat di Gedung FIKES IFARM.211 dan Fitness Center Hasta Brata UAB.
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 50 mahasiswa Program Studi Pendidikan Jasmani yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pelatihan, mulai dari teori hingga praktik langsung bersama para ahli di bidang kebugaran dan fisiologi olahraga.
Acara dibuka oleh Dr. Ahmad Qomaru Zaman, M.Pd., Dekan FKIP UAB, didampingi oleh Dr. Suharti, S.Pd., M.Si., M.Pd., Ketua Program Studi Pendidikan Jasmani, serta Dr. Mulyono, S.Or., M.Kes. dari tim SKPI FKIP. Dalam sambutannya, Dekan FKIP menegaskan pentingnya penguatan keterampilan praktis bagi mahasiswa sebagai upaya nyata dalam mencetak lulusan yang siap terjun ke dunia industri kebugaran. “Kami tidak hanya menyiapkan lulusan yang unggul secara akademik, tetapi juga berkarakter, memiliki kompetensi industri, dan siap menjadi agen perubahan di bidang kebugaran dan kesehatan masyarakat,” ujar Dr. Ahmad Qomaru Zaman.
Pelatihan kali ini menghadirkan kolaborasi istimewa antara akademisi dan praktisi. Salah satu pemateri utama adalah dr. Raden Argarini, M.Kes., Ph.D., dosen Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga sekaligus pakar fisiologi latihan beban dan kebugaran tubuh. Dalam sesinya, beliau membahas secara mendalam bagaimana sistem tubuh merespons aktivitas latihan intensif, pentingnya pemulihan, serta strategi latihan berbasis sains untuk hasil optimal. “Instruktur kebugaran perlu memahami bahwa setiap latihan tidak hanya soal kekuatan otot, tetapi juga keseimbangan antara fisiologi, nutrisi, dan psikologi tubuh manusia,” ungkap dr. Argarini di sela-sela pelatihan. Selain itu, hadir pula tim profesional dari Flashfitness Indonesia: Coach Adillal Haq Al Mu’thi, S.Pd., Coach Andre Andarianto, S.Or., M.Kes., dan Markus Wahyu Tjahyono, S.Kom. (HRD Flashfitness)
Mereka memberikan pelatihan langsung mengenai dasar latihan kebugaran, spotting yang aman, sport relaxing, hingga manajemen pusat kebugaran modern, yang menjadi bekal penting bagi mahasiswa untuk berkarier sebagai personal trainer atau fitness consultant.
Selama dua hari, peserta tidak hanya menerima teori di ruang kelas, tetapi juga melakukan praktik langsung di Fitness Center Hasta Brata UAB. Setiap mahasiswa diuji kemampuan teknis, komunikasi, dan keselamatan dalam memandu latihan kebugaran.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen UAB dalam mengimplementasikan program Merdeka Belajar–Kampus Merdeka (MBKM). Melalui kolaborasi akademisi–industri–pakar kesehatan, mahasiswa mendapatkan pengalaman otentik yang memperkaya kompetensi profesional mereka di bidang kebugaran.
“Dengan pelatihan ini, mahasiswa Penjas UAB memiliki bekal ilmiah, keterampilan praktis, dan jejaring profesional yang kuat. Mereka siap menjadi instruktur bersertifikat dengan pemahaman komprehensif tentang fisiologi dan teknik kebugaran,” ujar Dr. Suharti, S.Pd., M.Si., M.Pd.
Pelatihan Fitness bersama Flashfitness dan pakar dari FK Unair ini menjadi langkah konkret Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UAB dalam mewujudkan sinergi antara akademik, industri, dan dunia kesehatan. Kolaborasi ini diharapkan terus berlanjut sebagai program rutin untuk memperkuat profil lulusan Prodi Pendidikan Jasmani FKIP UAB yang berkarakter, kompeten, dan berdaya saing global.