Berita Kampus

July 28, 2025

Surabaya (Berita Kampus) – Anggota Dewan dari DPRD Provinsi Jawa Timur, hadir secara berturut-turut dalam gelaran tasyakuran Ruwat Desa Dukuh Menanggal 2025, tepatnya pada Sabtu (26/7) dua kegiatan puncak digelar dari pagi hingga larut malam. Saat pawai budaya, Dr. H. Rasiyo, M.Si yang merupakan Anggota Dewan Provinsi Jawa Timur dari Daerah Pemilihan 1 Surabaya, ikut berkeliling didampingi oleh Wakil Rektor 1 Universitas PGRI Adi Buana Surabaya. Dr. Reza Rachmadtullah, M.Pd ikut diarak sepanjang jalan Dukuh Menanggal, tak henti-hentinya anggota dewan ini melambaikan tangan kepada masyarakat yang melihat. Sekitaran 3500 penonton tersebar di rute pawai budaya.

“Alhamdulillah saya menyaksikan langsung ruwat desa ini, ternyata luar biasa. Semoga setiap tahun dilaksanakan dengan baik, kerjasama antara RT-RW dan Adi Buana, jika kompak pasti berhasil. Bersyukur Alhamdulillah saya didampingi Warek 1, Pak Reza, karena saya dengan Unipa ini sudah satu kesatuan, karena basic saya adalah guru, saya sering ke Unipa Surabaya dalam kegiatan apapun, terutama berkaitan dengan PGRI” terang Bapak Rasiyo

Mantan Sekdaprov Jawa Timur ini, juga berharap agar Universitas PGRI Adi Buana Surabaya senantiasa mendampingi masyarakat Dukuh Menanggal melalui berbagai program, baik seperti CSR (Corporate Social Responsibility) maupun bentuk kemitraan lainnya. Fokus pada kegiatan masyarakat berbasis Tradisi, Pak Rasiyo juga menyoroti tentang berkembanganya UMKM di sekitaran kampus ini yang ikut pameran di sela-sela kirab budaya.

Gelar malam puncak dengan menyugguhkan wayang kulit dengan lakon Wahyu Catur Pujonggo dengan dalang dari Sidoarjo Ki Hasan Yulianto. Wakil Rektor 2 memberikan sambutan mewakili pihak kampus. Drs. H. Sugito, ST., MT memberikan penghargaan atas terselenggaranya kegiatan ini, dan menitipkan pesan bahwa mahasiswa-mahasiswa Adi Buana yang berasal dari Sabang hingga Merauke, agar mendapatkan pembinaan dan pembelajaran berbasis kemasyarakatan langsung dari warga Dukuh Menanggal. Diharapkan kerjasama yang baik antara masyarakat kelurahan dan masyarakat kampus dalam menyukseskan program pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.

“Mahasiswa kami betul-betul dari Sabang hingga Merauke, sehingga Adi Buana ini adalah representasi dari Bhineka Tunggal Ika, sehingga saat dikampus mahasiswa akan kuliah berdasarkan keilmuannya. Dan saat bersama bapak/ibu sekalian kami mohon mahasiswa kami dibekali mata kuliah berkehidupan bermasyarakat, oleh karena itu mohon tetap sabar mendampingi anak-anak kami” sambut Bapak Sugito.

Penyerahan gunungan secara berturut-turut dari pihak panitia kepada pihak Muspika Gayungan hingga diterima pihak kampus Adi Buana sebagai mitra kegiatan ruwat. Saat berada ditangan Warek 2 gunungan diangkat tinggi-tinggi dan diserahkan kepada Bapak Rasiyo. Sempat melalukan selebrasi dengan menekuk ujung bangai wayang, dan dengan seksama diserahkan kepada Ki Dalang. Acara seremonial ditutup dengan para tamu diminta oleh panitia memotong tumpeng dibagian belakang kelir kayun wayang. Sukses acara Tasyakuran Ruwat Desa Dukuh Menanggal tahun 2025. (YU)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya