Berita Kampus

July 09, 2025

Gresik, 8 Juli 2025 – Dalam upaya meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan bermakna, SD Muhammadiyah 1 Driyorejo (SD Mudri) menggelar kegiatan Teacher Thrive bertajuk “Strategi Pengelolaan Kelas dan Pembelajaran Mendalam”.

Kegiatan yang berlangsung di aula lantai 3 SD Mudri ini diikuti oleh 36 tenaga pendidik, meliputi guru kelas, guru mata pelajaran, guru pendamping khusus untuk siswa inklusi, serta tenaga kependidikan lainnya. Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin pengembangan profesional guru yang dilaksanakan sekolah.

Acara dibuka oleh Majelis Dikdasmen PCM Driyorejo, Sutikno, yang menyampaikan pentingnya menciptakan kenyamanan dan perhatian pada setiap detail yang ada di kelas. “Perhatikan setiap hal kecil yang ada di kelas, karena dari situlah kenyamanan siswa dalam belajar akan tumbuh,” ujarnya.

Menghadirkan narasumber utama dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (Adi Buana), pelatihan ini menghadirkan Dr. Arif Mahya Fanny, M.Pd., Dosen PGSD Adi Buana. Dalam paparannya, beliau menjelaskan secara mendalam mengenai perbedaan mendasar antara pengajaran (instruction) dan pengelolaan kelas (classroom management).

“Pengajaran mencakup seluruh kegiatan yang bertujuan mencapai capaian pembelajaran tertentu. Sementara pengelolaan kelas merupakan kegiatan yang menciptakan dan mempertahankan kondisi optimal agar pembelajaran dapat berlangsung dengan baik,” jelasnya di hadapan para peserta.

Mengawali sesi pelatihan, Arif Mahya Fanny memberikan pertanyaan reflektif kepada peserta: "Sebutkan satu hal yang membuat kelas Anda unik dan berbeda dari kelas lainnya?" Pertanyaan ini memantik semangat peserta untuk merefleksikan praktik mengajarnya masing-masing.

Salah satu guru, Yuniarsih, S.Pd., guru Bahasa Inggris dari kelas English Class Program (ECP), menjawab dengan lugas, “Siswa saya aktif berbicara dalam Bahasa Inggris, dan mereka tergolong anak-anak yang umek (aktif dan dinamis dalam Bahasa Jawa).”

Dr. Arif Mahya Fanny, M.Pd., juga menyampaikan bahwa kelas yang menyenangkan dapat dimulai dari hal sederhana seperti memberikan apresiasi kepada perilaku baik siswa, memberikan ice breaking yang bervariasi, serta membangun interaksi hangat dengan menyapa siswa dengan suara lembut dan penuh perhatian.

“Pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna akan menjadi pengalaman berharga bagi siswa. Mereka dapat mengaitkan pembelajaran dengan kehidupan nyata dan membangun pengetahuan baru dari pengalaman sebelumnya,” tutupnya.

Melalui kegiatan ini, Adi Buana terus berkontribusi dalam meningkatkan mutu pendidikan dasar melalui kolaborasi aktif antara dosen dan sekolah mitra di tingkat lokal.


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya