Berita Kampus

June 24, 2025

Surabaya (Berita Kampus) – Dua kekuatan besar yang berhasil digabungkan menjadi satu. Kekuatan itu berasal dari Fakultas Teknik dan Fakultas Sains Teknologi, meleburkan diri menjadi Fakultas Teknik dan Sains (FTS). Memiliki riwayat yang sangat panjang, kedua fakultas ini mengiringi besarnya Universitas PGRI Adi Buana Surabaya yang telah dilahirkan sejak 1971. Bahkan jejak-jejak karir akademisi yang saat ini menjadi Guru Besar, paham betul kampus ini dengan segala perjuangannya. Hari ini serah terima jabatan sekaligus pisah sambut. Menempati gedung teater Pascasarjana, Selasa (24/6) Dekan baru FTS memaparkan cita-citanya dalam memimpin fakultas ini lima tahun ke depan.

Dr. Suning, SE., MT dalam sambutan awalnya menggagas tentang semboyan TRACK, ini merupakan akronim dari kata Transparan, Responsive, Accountable, Collaboration, Kompak. Harapannya memang dalam proses kepemimpinannya selalu mengedepankan transparansi dalam menyampaikan informasi. Memiliki kecepatan dan ketanggapan dalam merespon kebutuhan. Akuntabel yang bisa dikatakan sebagai pertanggungjawaban atas segala tindakan. Mampu berkolaborasi sebagai wujud kerjasama dengan semua pihak. Kompaknya menjadi bukti kesatuan tim yang solid untuk mengawal Fakultas Teknik dan Sains sesuai jalur keilmuan menuju kejayaan bersama.

Dua Guru Besar dengan Keahliannya

Mungkin hanya fakultas ini yang diberkahi sumber daya yang melimpah. Dua guru besarnya berasal dari Program Studi Biologi. Prof. Dr. Ir. Tatang Sopandi, M.P dengan bidang keahlian Mikrobiologi pangan, teknologi hasil ternak dan Mikologi. Figur yang berperan penting dalam pengembangan akademik dan penelitian teknologi pangan dan mikrobiologi hasil ternak. Ia berkontribusi aktif dalam pengembangan kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat melalui kegiatan ilmiah dan publikasi.

Prof. Dr. Ir Pungky Slamet Wisnu Kusuma, M.Si dikenal karena penerapan teknologi inovatif (laserpunktur) dan solusi praktis (pakan probiotik) untuk meningkatkan produktivitas perikanan lele, serta perannya dalam pendidikan dan penyuluhan kepada masyarakat. Beberapa publikasi menunjukkan fokus pada pengaplikasian laserpunktur, pakan probiotik, hingga budidaya larva Black Soldier Fly (BSF) untuk pengolahan limbah organik.

Dua Program Studi Terakreditasi Unggul

Program Studi Teknik Industri meraih akreditasi Unggul, melalui Lembaga Akreditasi Mandiri Teknik (LAMTEK), begitupun juga Program Studi Biologi juga meraih akreditasi Unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sains Alam dan Ilmu Formal (LAMSAMA). Program studi Teknik Industri dengan profil lulussan berupa Profesionalism, Technopreunership dan Social Engagement berharap lulusannya memiliki kompetensi untuk bekerja secara profesional di bidang industri dengan mengaplikasikan ilmu keteknik-industrian melalui kemampuan untuk menganalisis, merancang, dan memecahkan masalah dalam suatu sistem yang terintegrasi serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik dan berkarakter PAGI (Peduli, Amanah, Gigih dan Inovatif).

Profil lulusan yang memiliki kemampuan Technopreunership diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan mengembangkan diri sebagai seorang wirausahawan secara berkelanjutan. Kemampuan berikutnya adalah berperan aktif dan berkontribusi positif dalam lingkungan, masyarakat, dan Negara.

Dua Dosen Lulusan Luar Negeri

Kekuatan berikutnya dari sumber daya tenaga pengajar. Tentu Fakultas Teknik dan Sains yang hanya memiliki itu. Dosen dari Program Studi Biologi, lulusan dari Taipei Medical University, Taiwan. Gangga Anuraga, Ph.D. adalah seorang dosen dan peneliti aktif di bidang statistik, bioinformatika, dan ilmu komputasi biologi. Beliau merupakan akademisi berbakat dari Surabaya dengan spesialisasi statistik dan bioinformatika. Ia berfokus pada analisis data biologis dan pengembangan biomarker untuk diagnosis serta prognosis penyakit, terutama kanker. Publikasinya yang banyak dan sering dikutip menunjukkan kontribusi signifikan di bidangnya.

Dian Majid, M.Eng dosen yang ber-home base di Program Studi Teknik Lingkungan ini, merupakan lulusan dari Pukyong National University, Korea Selatan. Khususnya pada Environmental / Environmental Health Engineering. Konsentrasi keahlian beliau fokus pada pengolahan limbah domestik dan industry. Metode pengolahan; constructed wetlands, filtrasi, penggunaan ferrate(VI) untuk degradasi polutan organik menjadi garapan keseharian beliau. (YU)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya