Berita Kampus

March 20, 2025

Surabaya (Berita Kampus) – Dies natalis Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, pada tahun 2025 ini genap mencapai angka 54. Sejak didirikan pada tahun 1971, menjadi bukti bahwa kampus ini telah matang dan mampu bersaing secara global sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen terhadap keunggulan akademik, inovasi, dan pengabdian masyarakat dengan menghasilkan lulusan kompeten, berdaya saing tinggi serta memiliki karakter Semangat PAGI (Peduli, Amanah, Gigih, Inovatif). Makna 54 banyak diungkapkan dalam video pendek sinematik proses launching logo dies natalis, yang ditayangkan di GOR Hastabrata pada Kamis (20/3) sore ini. Sebelum seluruh sivitas akademika mengikuti acara di GOR, terlebih dahulu diawali dengan doa lintas agama yang diselenggarakan di berbagai tempat. Tak hanya itu, saat launching juga dibarengi dengan agenda santunan anak yatim oleh pimpinan, kepada sekitaran 40 santri dari panti asuhan Al-Amin Kedungturi Sidoarjo.

Ketua Panitia Dr. Sunyoto Hadi Prayitno, M.Pd dalam laporannya menjelaskan bahwa terdapat 44 agenda kegiatan selama dies natalis. Hampir 75 persennya bernuansa promosi yang akan melibatkan siswa-siswi SMA/SMK seluruh Jawa Timur. Beliau juga menambahkan bahwa aktivitas perayaan dies kali ini akan berakhir hingga bulan Juni 2025. Walaupun banyak kegiatan dalam perayaan tersebut, kak Nyoto panggilan akrab ketua panitia ini, juga menyampaikan tidak akan meninggalkan agenda utama yang sudah menjadi ciri khas, seperti; Doa lintas agama, Ziarah makam pendiri, Sarasehan, Upacara, jalan sehat, dan Wisuda Semester Gasal.

Mutu, Martabat, Sejahtera

Ketua Badan Penyelenggara, Drs. H. Sutijono, MM dalam sambutannya selalu mengingatkan kepada para sivitas akademika, tentang momen dies adalah momen mengingat perjuangan para pendiri juga. Perjalanan tahun 1971 sampai dengan sekarang ternyata banyak tonggak-tonggak sejarah yang telah kita lewati. Beliau juga berkali-kali harus cerita saat tonggak sejarah terbaik adalah tahun 1988 dengan jumlah perolehan mahasiswa tertinggi yaitu 2500 mahasiswa. Hal ini menurutnya harus terus berulang diceritakan sebagai motivasi.

“Syair yang diciptakan oleh Prof Soelaiman dalam hymne dan mars yang saya ingat adalah Bertaqwa kepada Tuhan tingkatkan pengabdian, dari sini kita belajar bahwa berdoa untuk kemajuan kampus ini menjadi keharusan, seperti istighosah menjadi kearifan lokal. Meningkatkan pengabdian melalui kinerja yang baik dengan tidak melupakan slogan MMS (Mutu, Martabat, Sejahtera). Kita semua harus mengejar mutu, tetapi dengan kemartabatan,” ungkap Bapak Sutijono.

Cingak Adi Buana

Selain melakukan launching logo, saat ini juga ditampilkan tema dari Dies Natalis ke-54. Cingak Adi Buana. Pemilihan kata cingak banyak diartikan terkejut karena heran. Cingak merupakan akronim dari “Cipta Inovasi Nan Gemilang Anak Kampus” selanjutnya kemunculan kata cingak memang berasal dari Ketua PPLP PT PGRI Surabaya. Akronim tersebut mendapatkan respon dari rektor bahwa hal ini sejalan dengan visi Unipa Surabaya, yang menjadi universitas unggul berkarakter Semangat PAGI. Dan tidak akan menjadi unggul kalau tidak banyak orang yang cingak ke kampus Adi Buana.

“Aktivitas dies natalis ini merupakan suatu momen yang diagendakan setiap tahun, dan kita sepakati agenda dies kali ini berbasis promosi. Pada dasarnya agendanya adalah ekspos, yaitu memamerkan dan memaparkan apa saja yang kita miliki kepada masyarakat. Upaya menambahkan perolehan mahasiswa baru, semoga terkabulkan. Maka sebagai warga Adi Buana, kita harus tidak lagi melangkah maju kedepan, tetapi harus meloncat untuk menggapai visi kampus kita, yaitu unggul,” terang Prof. Dr. Hartono, M.Si selaku rektor.

Angka 54 menjadi kekuatan Adi Buana. Makna angka 5 yang merupakan pilar dari jumlah kampus yang dimiliki menjadi bentuk pengembangan diri. Bahkan kombinasi angka 5+4 dalam feng shui dapat diartikan vibrasi energi kebijaksanaan. Angka 4 yang bagian dalamnya membentuk segita, merupakan perlambang dari slogan; Mutu, Martabat, Sejahtera. Pemilihan ikon burung merak berwarna biru, dengan ekor utama berjumlah 8, sebagai lambang pengingat sejarah kegigihan delapan para pendiri. Kita semua menyadari bahwa usia 54 tahun, merupakan separo abad lebih yang merupakan usia matang untuk menuju kejayaan. Selamat Dies Natalis 54, Adi buana. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya