Berita Kampus

February 27, 2025

Surabaya (Berita Kampus) – Sekolah Pascasarjana Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, hari ini (27/2) mengadakan rapat terbuka dengan agenda tunggal Yudisium. Mengambil tema Sinergi Mewujudkan Generasi Unggul yang Adaptif dan Berkarakter Semangat PAGI dalam Era Digitalisasi Pendidikan. Selalu berani mengatakan lulusan dengan penuh keunggulan, hal ini tidak hanya sebuah slogan. Bukti validnya terlihat dari jenjang karir mahasiswa yang dinyatakan lulus hari ini, terdapat 7 mahasiswa lulus seleksi kepala sekolah Kota Surabaya, dan 4 mahasiswa lolos seleksi pengawas. Bahkan mahasiswa dengan predikat IPK tertinggi 4.0 memiliki kemampuan TOEFL tingkat mahir (Advance). Tidak hanya berhenti disitu, riwayat prestasi para Yudisiawan juga sebagian telah memiliki HKI atas karya pengembangan media pembelajaran, tercatat ada 7 mahasiswa.

“Program Magister Teknologi Pendidikan ini telah mengalami transformasi signifikan selama dua tahun terakhir, dengan fokus utama pada pembelajaran digital. Kami percaya bahwa para Yudisiawan yang mendapat gelar Magister, telah memenuhi persyaratan akademik tertinggi dan memiliki keterampilan untuk memimpin perubahan positif dalam bidang teknologi pendidikan,” ungkap Dr. Rufi’I, S.Si., ST., M.Pd selaku Direktur Sekolah Pascasarjana.

Orasi ilmiah oleh dosen Pascasarjana, mengambil judul Era VUCA: Selamat Datang Generasi Beta, menjadi sajian kedua dalam rangkaian rapat terbuka Senat Akademik Sekolah Pascasarjana. Pembacaan SK tentang Yudisium dilakukan oleh Ketua Program Studi S2 TEP. Dilanjutkan dengan penyerahan tanda lulus oleh Kaprodi dan ucapan selamat oleh Direktur. Pengukuhan Gelar Magister Pendidikan oleh Direktur Pascasarjana, dilaksanakan dengan sangat Khidmat, semakin haru ketika seluruh peserta menyanyikan lagu Hymne Guru.

Sambutan oleh yudisiawan, diwakili oleh Hendra Syah Putra, S.Pd., M.Pd. Mahasiswa ini juga diberikan penghargaan sebagai peraih IPK tertinggi, yaitu 4.0 mahasiswa yang berbahasa inggris aktif ini juga menambahkan prestasinya dengan raihan HKI dengan judul ciptaan Operation of Real Number 7. Mewakili rekan-rekanya, beliau begitu bangganya bisa lulus bersamaan dengan rekan-rekan seangkatan. Jumlah Yudisiawan angkatan 2022 B sebanyak 33 orang, dan jumlah Yudisiawan angkatan 2022 C sebanyak 24.

“Dosen kami semua profesional, tidak membuat kami kesulitan dalam proses pembelajaran. Atmosfer kebersamaan di angkatan 2022 dibuktikan dengan kekompakan. Tekad kami diawal memang masuk bersama-sama dan keluar/lulus juga sama-sama,” ungkap Hendra.

Hendra juga menambahkan pentingnya menuntut ilmu pada jenjang Strata Dua/Magister. Kesadaran bahwa rekan-rekan seangkatannya rata-rata menjabat dalam kategori middle manager, di organisasi maupun instansi tempat mereka bekerja. Ilmu yang diperoleh dalam pengelolaan organisasi di sekolah menjadi barometer lulusan ini untuk menjadi pemimpin pada level berikutnya. Kemampuan itu telah diasahnya di Program Studi Magister Teknologi Pendidikan, karena sudah terakreditasi Unggul, maka dapat dipastikan juga lulusannya akan mendapat kepercayaan di masyarakat. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya