
Surabaya (Berita Kampus) – Beri pelatihan sehari. Coach Suthep Chantranusorn asal Thailand, berada di Gelora Hasta Brata, menjadi pelatih tamu hari ini (17/1) untuk mmberikan materi dengan tema “Coaching Clinic Sepak Takraw, Basic Skill for Young Player”. Bukan tanpa alasan, Sepak takraw di Thailand sangat populer di kalangan anak-anak, remaja, dan masyarakat umum. Banyak orang bermain sepak takraw secara informal di taman, lapangan terbuka, atau bahkan di halaman rumah. Ini membantu menjaga popularitas olahraga tersebut dan memastikan banyak talenta muda muncul secara alami. Sebagai olahraga yang tidak memerlukan biaya besar untuk fasilitas dan peralatan, sepak takraw menjadi olahraga yang terjangkau dan dapat diakses oleh banyak orang.
Tim sepak takraw Thailand sering meraih kemenangan di berbagai kejuaraan internasional, seperti SEA Games, Kejuaraan Dunia Sepak Takraw, dan Kejuaraan Asia. Tim Thailand memiliki sejarah panjang sebagai juara dan sering memenangkan medali emas di kejuaraan-kejuaraan tersebut. Di Thailand, olahraga sepak takraw didukung oleh berbagai fasilitas pelatihan dan lembaga yang memfokuskan diri pada pengembangan atlet muda. Federasi Sepak Takraw Thailand (TRF) terus berupaya meningkatkan kualitas pelatihan dan teknik dalam olahraga ini, serta mempersiapkan atlet-atlet muda untuk bersaing di tingkat internasional.
“Betul kita memiliki khas budaya yang hampir sama dengan Thailand dalam hal sepak takraw, namun Indonesia jarang sekali ada kompetisinya. Penting bagi Indonesia, harus ada sponsor-nya agar bisa bicara di level dunia,” terang Coach Suthep.
Didampingi dosen dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Coach Moh Hanafi banyak bercerita bahwa kedatangan pelatih ini merupakan luaran mata kuliah. Coaching Clinic Sepak Takraw menurutnya menjadi jamuan perkuliahan terakhir pada semester gasal tahun akademik 2024-2025. Mahasiswa akan mendapat pengalaman langsung dari pelatih Negara luar.
“Pelatih yang didatangkan merupakan mantan atlit sepak takraw dari Thailand, sekaligus pelatih dari berbagai negara asia, saya rasa beliau kompeten dibidangnya, hal ini dipilih karena kita hampir memiliki budaya sepak takraw yang sama, dan kita tahu Thailand adalah barometer sepak takraw saat ini,” pungkas Coach Hanafi.