Berita Kampus

July 04, 2024

Malang (Berita Kampus) - ASEAN University Games (AUG) merupakan ajang olahraga dua tahunan yang melibatkan atlet dari perguruan tinggi di negara-negara anggota ASEAN. Di bawah naungan ASEAN University Sports Council (AUSC), AUG untuk pertama kali diadakan di Chiang Mai, Thailand pada 1981. Indonesia telah menjadi tuan rumah AUG sebanyak lima kali, yaitu pada 1982, 1990, 2004, 2014, dan 2024. Tahun ini Indonesia berkesempatan menjadi tuan rumah AUG yang diselenggarakan mulai 25 Juni dan berakhir pada 6 Juli 2024 di Jawa Timur (Surabaya dan Malang). AUG 2024 memperlombakan sebanyak 21 cabang olahraga yang meliputi, Futsal, Petanque, Bola Voli, Tenis, Renang, Sport Climbing, 3X3 Bola Basket, Judo, Bola Tangan, Wushu, Bridge, Catur, Atletik, Bola Basket, Badminton, Panahan, Voli Pantai, Sepak Takraw, Taekwondo, Pencak Silat, dan Karate. Pada penyelenggaraan tahun ini, Indonesia memiliki maskot MAS SUMA sebagai maskot AUG 2024. MAS SUMA merupakan akronim dari (MASKOT ASEAN UNIVERSITY GAMES SURABAYA MALANG). Maskot tersebut dilambangkan dengan perpaduan antara gambar buaya, hiu, dan singa.

Pada ajang sepak takraw, Indonesia masih sangat tangguh. Rabu (3/7) kemarin tim sepak takraw quadrant Indonesia meraih medali emas ASEAN University Games 2024. Indonesia menang setelah mengalahkan tim Myanmar dengan skor 2-0. Muhammad Hafizh dan kawan-kawan sempat tertinggal tiga hingga empat poin di awal set pertama. Namun, dengan kekompakan tim, Indonesia A berhasil membalikkan keadaan dan membuat Myanmar kehilangan kesempatan mengambil set pertama dengan skor 15-10. Pada set kedua, pertandingan berlangsung sengit. Kejar mengejar poin terjadi. Indonesia sempat tertinggal, namun semangat pantang menyerah dan mental juara membuat para pemain mampu mengambil tiga poin kritis dari kedudukan 14-14 menjadi 17-14 untuk memastikan medali emas.

Salah satu pelatih yang merupakan dosen Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Moh Hanafi SPd MPd dari program studi Pendidikan Jasmani berbangga dengan hasil anak asuhnya. Pelatih teknik putra meyakini anak asuhnya pasti akan mendapatkan poin maksimal. “Chemistry hingga kekompakan tim sudah terbangun sejak awal, karena anak-anak latihan di Komplek Militer. Semoga kemenangan ini membuat kontingen Indonesia kian bersemangat lagi untuk membanggakan Merah Putih di AUG 2024” ungkap pak Hanafi

“Keunggulan sebagai tuan rumah dan banyak didukung oleh suporter, adaptasi lapangan karena kita sudah melakukan training se-minggu untuk mempersiapkan AUG dan kelebihan lainnya, kita memiliki  6 pemin nasional yang bergabung dengan tim. Pemain terbaik kami yaitu Rusdi dari UNM Makassar merupakan peraih medali emas Sea Games Kamboja” imbuh Pak Hanafi

Pelatih yang mengantongi lisensi pelatih fisik Australian Strength and Conditioning Association level 1 mengungkapkan bahwa tim asuhannya sangat siap. Terlebih, persiapan tim sepak takraw Indonesia telah dilakukan dengan matang karena mereka sudah tiba di Malang seminggu sebelum pertandingan dimulai guna mendapat aklimatisasi optimal. Berbekal pengalamannya Pak Hanafi pria kelahiran Sampang 17 April 1987 yang juga dosen Universitas PGRI Adi Buana Surabaya ini di ajang ini menjadi pelatih fisik. Berbekal pengalaman dan lisensi ASCA level 1 dan Lankor level 1 bertekad memberikan yang terbaik untuk Indonesia. Tentu juga ini menjadi kebanggaan sivitas akademika kampus Semangat PAGI. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya