
Surabaya – Webometrics secara resmi mengeluarkan pemeringkatan pada kamis (1/2) kemarin. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya menempati peringkat 120 dari 3565 kampus se-Indonesia. Lembaga pemeringkatan Webometrics kembali merilis daftar kampus terbaik di dunia tahun 2024 termasuk Indonesia. Hadir sejak tahun 2004, Webometrics telah melakukan pemeringkatan yang mencakup 32.000 institusi pendidikan tinggi di seluruh dunia. Setiap tahunnya, pemeringkatan ini diterbitkan dua kali yakni di akhir bulan Januari dan Juli. Pada edisi Januari 2024, Universitas Indonesia menjadi kampus terbaik di Indonesia dan menduduki peringkat 537 dunia.
Untuk menyusun peringkat universitas, Webometrics menggunakan tiga metode penilaian. Pertama, Visibilitas yang berkaitan dengan dampak dari konten yang diunggah pada situs kampus. Penilaian dilakukan melalui jejaring atau situs eksternal website resmi perguruan tinggi yang bersangkutan. Universitas yang tidak memiliki server web secara penuh dalam waktu 24/7 tidak termasuk dalam kriteria ini. Selama dua bulan berturut-turut sebelum data dirilis, Webometrics akan mengirimkan sinyal pada situs universitas dan kampus yang tidak menjawabnya tidak akan masuk dalam daftar. Metode ini memiliki bobot yang paling besar yakni 50 persen dengan sumber indikator berasal dari Ahrefs Majestic.
Kedua, Transparansi lebih mengacu pada peneliti yang paling banyak dikutip dari kampus tersebut. Webometrics menilai jumlah kutipan dari 310 penulis teratas yang bersumber melalui Google Scholar Profiles. Metode ini memiliki bobot 10 persen.
Ketiga, Keunggulan merupakan metode yang berhubungan dengan makalah yang paling banyak dikutip dari kampus tersebut di 27 bidang disiplin. Data yang diperhitungkan berjangka lima tahun dari 2018-2022. Sumber data diambil dari Scimago dan diberikan bobot 40 persen.

Webometrics Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk tahun 2024 menempati urutan ke-120 se-Indonesia, untuk kampus Negeri dan Swasta, Berdasarkan penilaian posisi untuk Impact Rank mendapatkan nilai 6621, kemudian Openness rank mendapatkan nilai 8367 serta untuk Exellence Rank mendapatkan nilai 5624.
“Peningkatan terbesar kita ada pada Openness rank yan mendapatkan nilai sebesar 8367 dari data sebelumnya 3403, namun kita juga mengalami penurunan signifikan pada Excellence rank yang hanya mendapat nilai 5624 dari sebelumnya 7190, kami berharap seluruh civitas academica untuk saling membahu agar penelitian kita semakin meningkat, dan imbasnya pasti pada pemeringkatan webometrics ini” terang Dr Reza Rachmadtullah, M.Pd selaku Kepala LPPM Adi Buana. (*)