Berita Kampus

January 03, 2024

Surabaya – Martabat kampus dapat diraih jika prestasi penelitiannya menjulang tinggi. Hal yang demikian sangatlah wajar, karena kampus merupakan lembaga tempat bernaungnya para peneliti. Sebagai pelaku Tridharma Perguruan Tinggi. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA Surabaya) tahun ini mampu meningkatkan kinerja penelitiannya. Sepanjang tahun 2023, menjadi kampus nomor 5 terbesar se-Indonesia dalam penerimaan judul penelitian yaitu 21 judul dengan poin 0,34 persen secara nasional, pada klaster madya. Hasil ini berdampak pada tahun 2024. Terbukti melalui surat elektronik, Kemendikbudristek Republik Indonesia, Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi, Riset, Dan Teknologi tentang pengumuman klasterisasi perguruan tinggi tahun 2024. UNIPA Surabaya meraih Klaster Utama. Menempati urutan ke-199 dari 943 kampus se-Indonesia.

“Kita menempati urutan kelima dengan 21 judul yang diterima pada klaster madya tahun 2023, hal ini mampu mendongkrak kita masuk di klaster utama. Pada klaster madya dulu, nomor urutan pertama diraih Universitas Teuku Umar dengan poin 0,71 persen dengan 40 judul penelitian” ujar Dr Reza Rachmadtullah MPd dari LPPM Adi Buana Surabaya.

Reza juga menuturkan bahwa klasterisasi perguruan tinggi tahun 2024 didasarkan pada hasil olahan data kinerja perguruan tinggi, berbasis SINTA dalam periode tahun 2020 hingga 2022. Data kinerja yang diperhitungkan merupakan data yang telah diverifikasi dan divalidasi oleh verifikator Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Perguruan Tinggi meliputi data penulis (author), afiliasi (affiliation), artikel  (article), penelitian (research), pengabdian kepada masyarakat (community service), kekayaan intelektual (intellectual property rights), dan buku (book).

Rektor Universitas PGRI Adi Buana, Dr Hartono MSi memberikan apresiasi atas kembalinya klaster utama pada bidang penelitian. Klasterisasi perguruan tinggi sebagai metode dalam mengidentifikasi, mengukur kinerja, dan mengelompokkan perguruan tinggi dalam bidang penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat. Beliau juga menyampaikan bahwa kontribusi para dosen mampu menambah skor kinerja penelitian.

“Dilain pihak saya juga berterima kasih kepada dosen dan peneliti atas meningkatnya seluruh kinerja, sehingga  dapat selalu meraih prestasi ditingkat nasional. Tantangan dan peluang yang harus terus kita kejar, mengingat sejak tahun 2017 kita selalu ada pada peringkat 100 besar secara nasional, pertahankan dan harus ditingkatkan” terang Pak Hartono.

Rektor juga memberikan gambaran bahwa kampus merupakan pengembang penelitian, fasilitas berupa laboratorium yang dimiliki harus bisa menjadi alat bantu riset dosen yang diberi tugas mengemban Tridharma Perguruan Tinggi. Maka pengembangan laboratorium harus menjadi prioritas, mudah-mudahan bisa melengkapinya di atas standar. “Kita merupakan kampus swasta, peningkatan kinerja oleh semua pihak merupakan kebarokahan, sehingga kampus ini akan memberikan kontribusi berharga bagi masyarakat. Sebaliknya masyarakat juga akan selalu menilai kita, bentuk-bentuk penghargaan berupa klasterisasi kampus, harus kita beritakan agar penilaian sebagai kampus profesional sampai juga kepada masyarakat secara luas” pungkas Pak Hartono. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya