Berita Kampus

December 26, 2023

Surabaya – Webinar Nasional yang mengambil tema “Cyber Pedagogy untuk Abad 21” menyuguhkan beberapa tema ter-update. Pembelajaran berbasis STEAM adalah sebuah pendekatan pembelajaran yang menekankan pada hubungan pengetahuan dan keterampilan science, technology, engineering, art, dan mathematics (STEAM) untuk mengatasi masalah. Dengan adanya unsur art, diharapkan melalui STEAM siswa akan terbiasa untuk menyelesaikan suatu permasalahan dengan cara yang kreatif. Tujuan pembelajaran berbasis STEAM adalah agar pemahaman dan pengetahuan peserta didik mengenai science, technology, engineering, art, dan mathematics dapat meningkat, sehingga pemahaman tersebut dapat digunakan untuk menyelesaikan permasalahan dan membuat suatu keputusan untuk kemajuan manusia. 

Dr Reza Rachmadtullah MPd salah satu pembicara dari Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA Surabaya) membahas Pembelajaran berbasis STEAM juga dapat dikaitkan dengan kebutuhan pengembangan keterampilan abad 21 bagi peserta didik yakni keterampilan critical thinking, creativity, collaboration, dan communication. Sejalan dengan hal tersebut, pembelajaran berbasis STEAM juga menuntut peserta didik untuk mengidentifikasi suatu masalah, menciptakan sesuatu guna menyelesaikan permasalahan, berkolaborasi dengan teman-teman sekelas untuk memecahkan masalah, serta berkomunikasi secara efektif serta menanggapi ide satu sama lain. 

Reza menyampaikan bahwa penekanan dalam metode ini adalah terwujudnya sistem pembelajaran yang terintegrasi dan terpadu yang dapat membantu peserta didik memahami bagaimana sub-disiplin ilmu pengetahuan saling berkaitan satu sama lain. Selain itu, metode ini juga berfokus pada proses, dan bukan hasil akhir sehingga peserta didik dapat menganalisis solusi atas masalah yang dihadapi saat menerapkan seperangkat ilmu pengetahuan tersebut.

“Kita bicara tentang Science,  kajiannya tentang fenomena alam yang melibatkan observasi dan pengukuran sebagai wahana untuk menjelaskan secara obyektif alam yang selalu berubah. Terus dikaitkan dengan Engineering maka penggunaan prinsip-prinsip ilmiah dan penalaran matematis dalam mengoptimalkan teknologi untuk memenuhi kebutuhan berdasarkan kriteria dan batasan yang sudah ditentukan sehingga bisa jadi belajar di kelas dengan robotic dan menyenangkan” imbuh Reza.

Lankah-langkah pembelajaran STEAM, berupa Observe yaitu melakukan pengamatan terhadap berbagai fenomena/isu yang terdapat di dalam lingkungan kehidupan sehari-hari yang memiliki keterkaitan dengan konsep sains dalam pembelajaran yang sedang dibahas. Berikutnya New Idea, peserta didik memikirkan ide baru dari informasi yang ada. Pada langkah ini peserta didik memerlukan kemahiran dan menganilisis dan berfikir kritis. “Jangan lupa Innovation, diharapkan peserta didik diminta untuk menguraikan hal-hal apa saja yang harus dilakukan agar ide yang telah dihasilkan pada langkah ide baru sebelumnya dapat diaplikasikan. Selanjutnya harus memiliki Creativity, hal ini merupakan pelaksanaan semua saran dan pendapat hasil diskusi mengenai ide yang dapat diaplikasikan. Berikutnya adalah  Society, merupakan langkah terakhir yang harus dimiliki oleh peserta didik dari ide yang dihasilkan peserta didik berupa sebuah nilai yang dapat bermanfaat bagi kehidupan sosial” terang Reza mengakhiri webinar yang diikuti hampir 400 peserta secara daring ini.(*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya