
Surabaya – Program outing class yang dipilih oleh SMK Ketintang, tidak main-main. Bukan hanya sekedar mencari hiburan di luar sekolah, namun lebih memilih tambahan ilmu yang luar biasa. Pilihannya adalah peminatan Digital Business Innovation. Sesuai namanya, digital business adalah bisnis yang memanfaatkan alat-alat digital atau dapat dikatakan sebagai bisnis yang telah digitalisasi. Dalam arti yang lebih luas, digital business adalah bisnis yang memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk menciptakan sebuah produk maupun memasarkannya. Pagi ini (12/12) Program Studi Akuntansi yang di bawah naungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, menyambut hampir 300 siswa ini dengan ceria dan penuh makna.
“Saya kaget Ketika masuk, di gedung Fakultas Ekonomi ini sangat seru, antara taman dan gedungya sangat keren sekali, kakak kelasnya juga ramah-ramah. Kesan pertamanya ada di sepanjang pintu masuk, terdapat rusa. Saya sebut seru, karena jarang-jarang yang begini” terang Achmadah Uminah, siswa kelas 12 AKL 2 SMK Ketintang Surabaya.

Masih menurut Mada, bahwa rekan-rekannya sudah sering berkunjung ke beberapa kampus, yang jadi pembeda kampus ini memiliki sederetan pohon yang ada nama-nama profesor dan pejabat selaku penanamnya. “kesan kami luar biasa sekali, terutama kaitannya dengan ilmu yang diperoleh, sekarang kondisinya serba digital, kami jadi tahu bedanya e-commerce dan market place dari pemateri dosen Adi Buana” tambah Mada yang dibenarkan oleh rekannya.
Sedangkan Abidah Adelya lebih fokus berkeinginan memilih kampus yang memiliki fasilitas untuk belajar dengan baik. “Saya tadi mendapatkan cerita dari ibu Kaprodi, bahwa untuk Akuntansinya sudah terakreditasi A, mudah-mudahan ini menjadi informasi yang baik, yang akan kami ceritakan kepada orang tua kami nanti” terang Dea.
Pada kesempatan berbeda, disela-sela acara Kaprodi Akuntansi Nurdina SE MSA menyebutkan bahwa perkembangan digital business yang saat ini dirasa kian pesat bukanlah tanpa alasan. Bisnis tradisional yang bertransformasi menjadi usaha digital telah terbukti memberikan segudang manfaat bagi berbagai pihak, termasuk karyawan dan konsumen yang terlibat dalam aktivitas bisnis tersebut. “Kita sengaja mendatangkan siswa, dengan harapan ilmunya bisa langsung dan bisa melihat juga fasilitas kampus. Pagi ini juga diberikan pengenalan materi akuntansi forensik, perpajakan langsung dengan konsultan pajak. Ini adalah generasi Z, kami menyajikanya dengan cara yang menarik, agar kesannya menjadi pembelajaran yang tepat dan modern” ungkap ibu Nurdina.
Keterlibatan semua elemen fakultas sangat nampak, dosen memberikan materi, Organisasi Mahasiswa (Ormawa) memberikan ice breaking, sehingga siswa dapat paket ilmu dan hiburan yang komplit. Outing class dan campus tour yang digagas SMK Ketintang Surabaya merupakan agenda rutinan, bahkan ini merupakan program tutup tahun 2023. Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA Surabaya) memberikan layanan terbaiknya, bahkan sepanjang promosi tahun 2024 sudah memiliki jadwal yang ketat untuk bekerjasama dengan mitra sekolah.
“Salah satu hal penting yang dibutuhkan saat akan merintis digital business adalah mindset atau pola pikir anda sebagai pelaku usaha ataupun siswa. Anda perlu menanamkan pemahaman jika digital business bukan sekadar jenis usaha yang menerapkan penggunaan teknologi, namun jadikanlah teknologi cara meraup value/nilai bahkan uang dalam bisnis anda” tutup Pak Made sebagai salah satu pemateri. (*)