Berita Kampus

May 01, 2023

Surabaya – Badan Riset Dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui Keputusan Deputi Bidang Fasilitasi Riset dan Inovasi bernomor surat 12/II.7/HK/2023 tentang Penerima Program Riset Dan Inovasi Untuk Indonesia Maju Gelombang 3 memutuskan dosen-dosen pada Fakultas Teknik Universitas PGRI Adi Buana Surabaya (UNIPA Surabaya) nenjadi salah satu peraih hibah tersebut. Diketuai Dr Rhenny Ratnawati ST MT menjadi peraih hibah dengan nomor urut 261 dari total 362 seluruh Indonesia.

Judul Penelitian Sistem Peringatan Dini Longsor “Buana Ews” Berbasis Webgis Dan Komunitas Untuk Mitigasi Dampak Korban Jiwa didasari pada pemahaman peneliti yang ahli dibidang mitigasi bahwa Bencana longsor merupakan salah satu bencana yang sering terjadi di Indonesia, kejadian bencana longsor hampir merata di seluruh wilayah di Indonesia. Menurut data Badan Penanggulangan Bencana Nasional selama Tahun 2016 bahwa bencana tertinggi adalah kategori bencana hidrometeorologi termasuk didalamnya bencana longsor yang tercatat ada 612 kejadian yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, termasuk dalam hal ini longsor lahan.

Tidak sendirian Bu Rhenny memiliki anggota tim yaitu; Moch. Shofwan MSc dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota. Selanjutnya M Nushron Ali Muchtar ST MT dari Program Studi Teknik Industri dan Dian Majid SSI MEng dari Program Studi Teknik Lingkungan. Keempat dosen ini berkolaborasi dan bersinergi untuk membuat proposal tersebut dengan baik.

Menurut Pak Shofwan bahwa Sistem peringatan dini longsor “Buana EWS” berbasis webGIS dan komunitas adalah suatu model sistem peringatan dini bencana longsor yang terintegrasi dengan teknologi webGIS sehingga dapat diketahui secara detail informasi keruangannya, serta pelibatan masyarakat sebagai pelaku yang faham akan kondisi alam setempat untuk mitigasi bencana longsor lahan. ”Metode yang dilakukan menggunakan sistem yang terintegrasi antara sistem elektronika, sumber energi listrik, sensor getaran, sensor gerak elektris untuk mendeteksi pergeseran tanah” terang Pak Shofwan.

Bu Rhenny yang saat ini menjabat juga sebagai Ketua Program Studi Teknik Lingkungan, menjelaskan bahwa proses pendeteksi peringatan dini longsor ini harus dipikirkan secara detail. “Akuisisi data ke komputer melalui jalur komunikasi jaringan wireless. Kemudian transfer data pergerakan tanahnya yang berkoordinat divisualisasikan ke perangkat webGIS” Jelas Beliau. Pada titik pengamatan akan dapat diinformasikan pemberitahuan jika terjadi tanda-tanda akan terjadinya potensi bencana longsor lahan  yang dapat diakses secara visual dan digital melalui web dan aplikasi. Dalam penelitian ini melibatkan peran serta masyarakat guna mengoperasionalkan sistem peringatan dini tersebut yang ditunjang dengan kearifan lokal (local wisdom) masyarakat setempat.

Pemilihan nama “Buana EWS” merupakan penanda bahwa karya ini merupakan ciptaan asli dari para dosen dari kampus Semangat PAGI. “Ini salah satu kontribusi kami untuk membesarkan nama Adi Buana melalui riset sehingga Tri Dharma yang kami lakukan akan selalu membawa kebaikan bagi lembaga, anak didik dan masyarakat” jelas Bu Rhenny mengakhiri wawancaranya. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya