
Surabaya – Dikemas dalam acara Talkshow bersama Guru BK, Gelora Hasta Brata kampus dua Dukuh Menanggal dipenuhi perwakilan dari masing-masing sekolah SMA dan SMK. Sabtu (11/3) menjadi momen penandantangan nota kesepahaman antara perwakilan sekolah melalui guru Bimbingan Konseling (BK) dengan ketua Bidang Promosi dan PMB. Mungkin ditanggal yang sama dahulu kala, SUPERSEMAR (Surat Perintah Sebelas Maret) menjadi momen yang bersejarah, hari inipun juga diharapkan akan menjadi sejarah bagi Kampus Semangat PAGI, untuk menorehkan cerita kemitraan dengan para guru BK yang tergabung dalam MGBK (Musyawarah Guru Bimbingan Konseling) Surabaya dan Sidoarjo.
Narasumber pertama dalam acara talkshow tersebut, diisi oleh jajaran rektorat. Rektor bersama keempat wakilnya dan seorang moderator mengisi acara hingga 75 menitan. Banyak hal yang disampaikan, mulai dengan peraturan dan regulasi dari ABKIN (Asosiasi Bimbingan dan Konseling Indonesia) yang disampaikan oleh rektor, yang ternyata Dr Hartono MSi juga merupakan ketua PD ABKIN Provinsi Jawa Timur periode 2020-2024. Gayung bersambut antara penyampaian rektor Adi Buana dan para guru BK benar-benar nampak gayeng dan saling bertukar pikiran, hal ini dibuktikan banyak pertanyaan yang disampaikan peserta kepada narasumber.
Rektor Dr Hartono MSi menyampaikan “Kaitanya dengan tema menyongsong Indonesia Emas dan merdeka belajar bahwa ini adalah pentingnya peran guru. Belum ada negara maju dimanapun di dunia ini yang tidak diimbangi dengan sistem pendidikan yang baik. Nah, guru BK akan akan mengikuti transformasi pendidikan. Insyaalloh guru BK akan mampu mendampingi peserta didik dalam pengembangan diri yang dilandasi dengan karakter” jelasnya.
Peserta talkshow juga banyak bertanya tentang kesiapan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya berkaitan dengan Penerimaan Mahasiswa Baru. Banyak para guru BK yang was-was jika dalam ujian masuk perguruan tinggi akan sulit. Kaitanya dengan beasiswa juga banyak dipertanyakan. Jawaban paling banyak dari pertanyaan tersebut dilontarkan kepada Warek 4. Kemudian Dr Untung Lasiono SE MSI selaku warek 4 juga memberikan jawaban tentang kemudahan-kemudahan untuk ujian online masuk PMB dari sekolah masing-masing. Serta banyak juga beasiswa dari Adi Buana. “Ujian masuk perguruan tinggi di Adi Buana masih merupakan bagian dari PPEPP yang harus kami jaminkan dalam SPMI (Sistem Penjaminan Mutu Internal). Jangan kuatir pihak promosi dan PMB, akan selalu memberikan pendampingan dalam hal ini” terang pak Untung.
Narasumber kedua dari acara ini adalah tim dari Bidang Marketing dan Brand. Ketua Bidang Moch. Shofwan SPd MSc didampingin jajaran anggotanya yaitu; Yitno Utomo ST MT CSCA selaku Kepala Devisi Digital Marketing. Selanjutnya Eka Kurnia Darisman SPd MPd selaku Kepala Devisi Area Marketing. Ketiganya menyampaikan materi hingga 45 menitan. Membahas tentang Celia Peduli, Sambang Kampus serta dan beberapa fasilitas kampus yang mendukung aktivitas belajar mahasiswa. Acara ini ditutup dengan penandatanganan MoU kerjasama, sehingga total terdapat 200 MoU yang ditangani dengan Mitra yaitu SMA dan SMK se Surabaya dan Sidoarjo. (*)