
Surabaya – Menempati tiga tempat, Gelora Olahraga Hasta Brata, Ruang ajang gelar dan masjid Luhur Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Pekan Olahraga dan Seni PGRI Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 digelar mulai tanggal 28-29 Oktober 2022. Sejak pagi parkiran kampus Semangat PAGI penuh dengan mobil-mobil para pengurus PGRI seluruh Jawa Timur. Setidaknya tiga rangkaian perlombaan yang dilaksanakan di kampus terfavorit 1 Jawa Timur tahun 2021 ini. Lomba tenis meja, lomba melukis dan lomba membaca Al-Qur’an. Porseni PGRI Provinsi Jawa Timur Tahun 2022 diselenggarakan dalam rangka memperingati HUT Ke-77 PGRI dan HGN tahun 2022. Tema yang diambil adalah Guru Bangkit Pulihkan Pendidikan – Indonesia Kuat, Indonesia Maju.
GOR Hasta Brata menjadi tempat penyelenggaraan lomba tenis meja, Bapak Oni Ananta Wira SPd selaku koordinator wasit nampak sibuk melakukan pengamatan terhadap jalannya pertandingan. “kebetulan siang ini adalah ganda putri, untuk tenis meja sendiri dibagi menjadi 5 korwil, tiap korwil wajib menghadirkan dua tim,yaitu Tim A dan B dengan sistem gugur” terang pak Oni.
Pak Oni juga menyampaikan bahwa GOR ini sangat luar biasa sangat memenuhi syarat, dilengkapi dengan tribun, sangat cocok digunakan untuk pertandingan-pertandingan seperti ini. Beliau juga menyampaikan hasil seleksi tingkat Jawa Timur ini akan dikirim dalam Porseni tingkat nasional yang akan diselenggarakan di Semarang.
Masjid Luhur yang menjadi tempat perlombaan Seni Baca Al-Qur’an juga tidak kalah padatnya. Masjid dua lantai ini dipenuhi para peserta lomba dari korwil PGRI maupun para suporternya. Menariknya dalam lomba seni baca Al-Qur’an para peserta diberikan kertas undian. Ternyata surat yang harus dibacakan diundi terlebih dahulu. “Dari seluruh perwakilan 38 Kabupaten Kota yang hadir, yang dapat mengikuti lomba kali ini adalah 25 perwakilan, itupun sudah diseleksi ditiap-tiap kabupaten kota” terang Drs. Nuril Huda, M.Pd selaku koordinator Seni Baca Al-Qur’an.
Aturan dalam seni baca Al-qur’an setiap peserta wajib setor tiga surat, yang nanti akan dibacakan dihadapan tiga dewan juri. Surat-surat inilah yang akan diundi sebelum dewan juri mempersilahkan para peserta lomba. “pesertanya semua harus guru dengan menunjukkan juga kartu anggota PGRI, dan pemenang lomba ini akan dikirim pada level tingkat nasional” imbuh Bapak Nuril Huda.
Ruang ajang gelar PAUD dan seni rupa yang disebelah selatan GOR Hasta Brata sudah tertata rapi. Ruangan yang acapkali digunakan seleksi pekan seni baik nasional dan regional ini memang nampak wibawanya. Di ruangan ini bakat-bakat seniman benar-benar diuji dan diseleksi oleh dewan juri, serta banyak karya-karya fenomenal yang dipertontonkan diruangan ini. (*)