
Surabaya – Closing Ceremony Piala Rektor Cup IV ajang turnamen terbuka Sepak Takraw gelaran Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dilaksanakan hari ini Kamis (2/6). Sebelum penyerahan piala sekaligus uang pembinaan kepada seluruh atlet, dipartandingkan terlebih dahulu final sepak takraw kategori Double Putra. Hal yang menarik dari Open Tournament Sepak Takraw Piala Rektor Cup IV, adalah banyaknya antusias peserta dari seluruh Indonesia, bahkan dua tim dari Negara tetangga juga turut hadir dan berpartisipasi yaitu Malaysia. Kelab eMas Malaysia menurunkan dua Tim A dan Tim B dalam kategori Regu Putra, hebatnya keduanya masuk dalam final.
Ketua panitia Bapak Moh. Hanafi, S.Pd., M.Pd menjelaskan “hampir klub-klub di Jawa Timur hadir disini semua, setidaknya tiga belas tim yang tergabung dalam Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) untuk perwakilan dari Kabupaten dan Kota, mengikuti turnamen ini” Bapak Hanafi juga menceritakan bahwa cabor Sepak Takraw akan menjadi unggulan di Kampus Semangat PAGI, mengingat atlet dan mahasiswanya juga paling banyak peminatannya di sini.
Pertandingan kategori Inter Regu Putra diikuti oleh; PSTI Situbondo, PSTI Banyuwangi, PSTI Tuban, PSTI Kabupaten Gresik, PSTI Bangkalan, PSTI Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan, PSTI Surabaya, Klub Prabu Sakti Bangkalan, Tim Unipa Surabaya, Klub Rotan Emas Bangkalan, PSTI Kota Blitar, Kelab eMAS Malaysia A dan Kelab eMAS Malaysia B. Pertandingan kategori Double Putra diikuti oleh; PSTI Situbondo, PSTI Banyuwangi, PSTI Tuban, PSTI Kabupaten Gresik, PSTI Bangkalan, PSTI Kota Blitar, PSTI HSU Kalimantan Selatan, Tim Unipa Surabaya dan PSTI Surabaya.
Rektor Dr. M. Subandowo, MS didampingi Wakil Rektor IV menyerahkan piala kategori Inter Regu Putra untuk juara 3 diraih oleh PSTI Hulu Sungai Utara Kalimantan Selatan dan PSTI Blitar. Selanjutnya juara 2 diraih oleh Kelab eMAS Malaysia A dan juara 1 diraih oleh Kelab eMAS Malayasia B. Dua tim dari negara sahabat ini benar-benar menunjukkan ketangguhannya dalam gelar turnamen sepak takraw kali ini.
Tim Unipa Surabaya di nomor pertandingan Double Putra juga sangat moncer prestasinya, setelah di Semifinal menumbangkan PSTI Tuban dengan raihan angka 2-0, melenggang cepat menuju final. Lapangan 2 yang menggelar Semifinal antara PSTI Kabupaten Gresik berhadapan dengan PSTI Bangkalan B, juga tidak kalah meriahnya. PSTI dari pulau garam Madura ini harus diakui ketangguhannya oleh tim dari pudak Gresik, menang 2-0 yang mengharuskan PSTI Bangkalan B berhadapan di final dengan tim tuan rumah UNIPA Surabaya.
Partai final double putera begitu meriahnya, sorak-sorai penonton dari Tribun GOR Hasta Brata menambah gempitanya suasana final. Tim PSTI Bangkalan B harus mengakui keunggulan Tim Unipa Surabaya, menang 2-0 menjadikan piala Rektor Cup IV tidak lari keluar kampus. “Saya bahagia, bercampur panik dan pastinya kelelahan, tentunya tetap waspada serta kompak dengan pasangan. Babak pertama saya masih meraba-raba pola untuk mengalahkan lawan, namun babak kedua, kami mantap sehingga poin yang kami dapatkan sangat cepat” terang Haqi Fadli (Atlet Tim Unipa Surabaya) yang merupakan mahasiswa Program Studi Bimbingan Konseling angkatan 2019.
Haqi Fadli yang kelahiran Trenggalek tahun 2000, juga merupakan atlet Sepak Takraw yang mewakili Jawa Timur dalam ajang POMNAS (Pekan Olahraga Mahasiswa Nasional). Rencana bersama rekan se-timnya dari Unesa Surabaya akan memperkuat Jawa Timur.
Wakil Rektor III, Bapak Drs. Rusdiyantoro, ST., MT menyerahkan piala juara 1 kepada Tim Unipa Surabaya, selanjutnya juara 2 kepada PSTI Bangkalan B dan juara 3 bersama-sama yaitu PSTI Tuban dan PSTI Gresik. Sambutan penutupan disampaikan penghargaan dan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada seluruh atlet dan panitia yang mendukung acara ini. “Akan banyak Cabor yang sudah kami list dalam turnamen-turnamen di Adi Buana, silahkan menunggu informasi lanjutannya, yang pasti bagi atlet yang telah bertanding di sini, jika berkeinginan untuk kuliah, kami akan menyediakan beasiswa khusus” terang Bapak Rusdi disambut dengan tepukan tangan seluruh penonton di GOR Hasta Brata. (*)