Berita Kampus

May 26, 2022

Surabaya - Kursus Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) Pangkalan Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, dilaksanakan secara Blended yaitu Daring dan luring. Pelaksanaan dari tanggal 23 Mei 2022 hingga 28 Mei 2022 sudah terjadwal dengan rapi. Hari ini, Kamis (26/5) dimulainya kegiatan Luring dilapangan Kader Bangsa Kampus 2 Menanggal.

Wakil Rektor 3 Kak Rusdiantoro memberikan sambutan dan membuka kegiatan secara resmi di Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur pada Senin yang lalu. “Harapan saya KMD ini harus menjadi inspirasi, dan saya percaya betul pramuka selalu siap setiap saat. Jika ada hal yang mendadak, spesialisnya adalah pramuka” Kata Kak Rusdiantoro dalam mengawali sambutan.

Pukul 13.00 WIB terlihat sebanyak 269 mahasiswa yang akan menjadi Pembina Mahir, mendirikan tenda. Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) golongan Penggalang ditempatkan di Lapangan Kader Bangsa. Selanjutnya Pembina Pramuka Mahir Tingkat Dasar (KMD) golongan Siaga memperoleh lokasi di lapangan depan ajang gelar outdoor gedung Pascasarjana.

Hadir memantau proses pemasangan tenda tersebut, Kepala Pusdiklatda Kwartir Daerah Gerakan Pramuka Jawa Timur kak Indawan Setyono, S.Pd., MM. “Antusias peserta di Adi Buana sangat luar biasa, tidak pernah saya temui yang seperti ini, 269 peserta menyebabkan saya harus mendatangkan 26 pelatih dari seluruh Jawa Timur” terang kak Indawan yang ternyata alumni IKIP PGRI Surabaya tahun 1990.

Kak Indawan juga menerangkan bahwa materi KMD selama enam hari pelaksanaan kegiatan ini, meliputi: Sejarah Kepanduan, Sejarah Pramuka Indonesia, Fundamental Kepramukaan, dan Teknik Membina. “Peserta yang sudah mendapatkan Ijazah KMD, akan melaksanakan Narakarya selama enam bulan. Narakarya  adalah  proses  yang  harus  diselesaikan  sehingga  yang  bersangkutan  berhak  mendapat  Surat  Hak  Bina  Dasar “ imbuh Kak Indawan.

Materi dihari pertama tentang Fundamental Gerakan Pramuka disampaikan oleh Kak Nurmawati. Materi dihari kedua pengenalan peserta didik dan postur Pembina oleh Kak Klara. Materi dihari ketiga tentang Administrasi Satuan oleh Kak Jev Jos. Materi keempat tentang Manajemen resiko serta kemah di kampung Argasonya oleh Kak Ali Masjhar. Materi hari kelima berkaitan dengan praktek membina, praktek ragam pertemuan dan Ujian Akhir oleh Kak Khoirul Anam. Materi hari keenam berkaitan dengan open forum, Rencana Tindak Lanjut (RTL) dan evaluasi oleh Kak Sunyoto HP.

“Kita menggunakan konsep DORA (Do, Observation, Reflective, Application) dalam pelaksanaan KMD di Adi Buana. Biarkan saja peserta mendirikan tenda dengan caranya masing-masing, kami hanya memantau dari kejauhan” Terang Kak Indawan. Siklus Dora, yang terdiri dari Do (Lakukan), Observation (Amati), Reflective (Kuatkan) dan Application (Ulangi) menjadi proses pembelajaran yang relevan bagi masa depan peserta didik. Harapannya Pembina Pramuka dari Adi Buana harus menjadi pribadi yang hebat, agar kelak dapat mengharumkan nama besar almamaternya. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya