Berita Kampus

May 25, 2021

Berkaitan  dengan Dies Natalis ke-50 Tahun serta Hari Kebangkitan Nasional yang ke-113 tahun, maka tema wisuda kali ini  adalah ADIBUANA EMAS : BANGKIT KITA BANGSA YANG TANGGUH, MEWUJUDKAN TEACHING  INNOVATION UNIVERSITY,  tema ini  memberikan pesan  bahwa kita harus mempunyai ketangguhan di  saat pandemi ini, agar terus-menerus dapat beradaptasi dan berinovasi terhadap   pandemic covid-19, dengan  cara   membuat cara-cara  baru, paradigma baru sehingga kita mampu berkompetisi baik kompetisi kreatifitas, imajinasi, pembelajaran, dan kebebasan  dalam berpikir, agar mempunyai ketahanan baik dalam ekonomi, kesehatan  maupun sosial.

Program Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) di Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dilaksanakan dengan berbagai kemudahan, mulai dari One Day Service, program beasiswa bagi guru dan putera guru, serta banyak program-program yang menarik lainnya Proses perkuliahan dilaksanakan dengan online dan offline melalui Virlenda (Virtual Learning Environment of Adi Buana). Di samping itu, dalam rangka pembelajaran Merdeka Belajar, Adi Buana Surabaya melalui Kemendikbud mulai merintis program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka, presrtasi adi buana tahun ini dibuktikan dengan banyaknya hibah yang diperoleh dari Kemendikbud, seperti ; hibah kerjasama kurikulum MBKM, 85 Mahasiswa dan 33 dosen terpilih dalam hibah kampus mengajar, hibah Model Center Of Excellence (CoE) Merdeka Belajar-Kampus Merdeka. Dengan program bantuan ini diharapkan mampu membentuk perguruan tinggi menjadi lebih maju dan unggul. Selain itu, dengan mengimplementasikan program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka bisa dipastikan akan membentuk mahasiswa menjadi generasi yang lebih unggul di masa yang akan datang, agar dapat mewujudkan Kader Bangsa memiliki “Semangat PAGI” yang Peduli, Amanah, Gigih dan Inovatif.

Dalam pidatonya rektor Dr. M. Subandowo, MS menerangkan jika kita memperhatikan pendapat Carol Dweck, seorang profesor Psikologi di Stanford University, dalam bukunya yang berjudul Mindset: The New Psychology of Success, menyebutkan “bahwa ada dua jenis mindset atau pola pikir: Pola Pikir Tetap (Fixed Mindset) dan pola pikir yang selalu tumbuh dan berkembang (Growth Mindset). Klasifikasi tersebut menggambarkan pola pembelajaran dan kecerdasan mendasarkan pada pembuktian bahwa plastisitas otak membuat konektivitas antarneuron bertransformasi dan berkembang seiring pengalaman yang bertambah” tegasnya.

Struktur genetik otak yang unik ini yang menjelaskan mengapa manusia memiliki dorongan impulsif untuk berinovasi. Pola pikir tetap (fixmindset) membuat kita terjebak oleh fantasi ilusi yang mengikat sehingga kita akan terlahap oleh perubahan drastis dunia. Sisi lain, pola pikir berkembang dan pola pikir yang tumbuh membuat kita termotivasi dan terpancing untuk memanipulasi masalah serta menjadikannya pola perkembangan diri. Dengan kata lain, growth mindset ini yang akan membuat kita lebih cepat mentransformasi krisis menjadi kreasi dan berinovasi. Sehingga kita lebih cepat berubah dan kita lebih cepat beradaptasi dengan  perubahan itu sendiri. (*)



Connect with us:


Copyright © 2021 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Akademik
  • SPP
  • PMB
  • Wi-Fi.id