
Ambisi untuk mengikuti jejak jurnal Embrio yang telah meraih akreditasi Sinta-3 pada tahun 2021, menjadikan para pengelola jurnal yang ada dibawah naungan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) ini terus berupaya keras memenuhi standarnya. Berdasarkan pengertian yang ada di laman ristekdikti, bahwa SINTA (Science and Technology Index) merupakan portal yang berisi tentang pengukuran kinerja Ilmu Pengetahuan dan Teknologi yang meliputi antara lain kinerja peneliti, penulis, author, kinerja jurnal dan kinerja institusi Iptek. Salah satu fungsi Science and Technology Index (SINTA) adalah menilai kinerja jurnal berdasarkan standar akreditasi dan sitasi, dengan mengindeks seluruh jurnal nasional yang sudah diakreditasi oleh Akreditasi Jurnal Nasional (ARJUNA).
Senin pagi ini (15/2) sejumlah pengelola jurnal yang siap diajukan dalam persiapan akreditasi Sinta diberikan pelatihan dan pendampingan, menurut Reza Rachmatullah selaku Kepala Pusat HKI dan Publikasi menjelaskan bahwa “ada sekitar 7 jurnal yang kami persiapkan dari segi kelayakan untuk mendaftar Sinta, yaitu ; Buana Pendidikan : Jurnal Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Penamas Adi Buana, HELPER : Jurnal Bimbingan dan Konseling, Incrementapedia : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, Majalah Ekonomi, Tibuana : Journal of Applied Industrial Engineering, Waktu : Jurnal Teknik Unipa. Kemudian ada 4 jurnal lagi yang yang masih harus melengkapi terbitan terakhirnya, sehingga tahun ini keempatnya juga dapat dikatakan layak untuk bisa mendaftar “ tegasnya.
Sebuah jurnal dapat dikatakan layak untuk mengajukan akreditasi dilihat dari unsur dan bobot penilaian. Diantara unsur-unsur tersebut, yang harus terpenuhi adalah; Penamaan jurnal ilmiah, Kelembagaan penerbit, Penyuntingan dan manajemen jurnal, Substansi artikel, Gaya penulisan, Penampilan, Keberkalaan serta Penyebarluasan. Persyaratan pengusulan Akreditasi Jurnal Ilmiah Elektronik : Memiliki ISSN dalam versi elektronik (e-ISSN) dan atau cetak (p-ISSN) bila terbitan terbit dalam dua versi, Mencantumkan persyaratan etika publikasi (Publication Ethics Statement) dalam laman website jurnal, Jurnal ilmiah harus bersifat ilmiah, artinya memuat artikel yang secara nyata mengandung data dan informasi yang memajukan pengetahuan, ilmu, dan teknologi serta seni, Jurnal ilmiah telah terbit paling sedikit 2 tahun berurutan, terhitung mundur mulai tanggal atau bulan pengajuan akreditasi, Frekuensi penerbitan jurnal ilmiah paling sedikit 2 kali dalam satu tahun secara teratur, Jumlah artikel setiap terbit sekurang-kurangnya 5 artikel, Tercantum dalam Portal Garuda, Memiliki pengenal objek digital (Digital Object Identifier/DOI) dan Memiliki profil Jurnal di Google Scholar.
Saat ini Universitas PGRI Adi Buana Surabaya memiliki 7 jurnal yang masuk dalam akreditasi Sinta-5 dan 1 Jurnal yang masuk dalam akreditasi Sinta-3, kemudian ketujuh jurnal yang diajukan hari ini memang secara umum sudah memenuhi standar persyaratan pengusulan akreditasi jurnal ilmiah elektronik. “saya terus berusaha mendampingi teman-teman pengelola jurnal agar taat azas sehingga seluruh jurnal yang kita miliki sekitar 29 jurnal setiap tahunnya akan mendapatkan Akreditasi Sinta, itu harapan saya saat ini” tegas Reza. (*)