Berita Kampus

May 11, 2020

SURABAYA- Jelita Citrawati Jihan Dosen Perencanaan Wilayah dan Kota Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya mengungkapkan, pandemi wabah Covid-19 berdampak besar pada kondisi perekonomian di Indonesia bahkan di dunia. Dalam situasi ini seharusnya bisa membuat kita melihat peluang untuk melakukan berbagai inovasi. Salah satunya, dengan menggunakan himpunan data dalam skala besar(big data) yang digunakan untuk memetakan berbagai hal.

Menurutnya, saat wabah covid-19 ini melemahkan hampir semua sektor, maka kita perlu menggunakan teknologi tepat guna untuk membantu meringankan beban manusia di semua lini. “Kelemahan itu, harus menjadi kekuatan dengan support system. Dengan begitu, maka bisa terus berkembang,” terang Jelita yang kini sedang menempuh program S3 Research Center for Space and Remote Sensing, National Central University (NCU), Taiwan.

Jelita Citrawati Jihan

Jelita menjelaskan, pada sektor pertanian. Saat ini, perlu ada layanan informasi, sehingga para petani tetap produktif menghasilkan berdasarkan kebutuhan klien. Dengan cara seperti ini, maka pemasaran produk pertanian pun, bisa terus dijalankan.

“Saat ini perlu untuk mengetahui industri apa saja yang sedang tumbuh signifikan. Dengan begitu, maka bisa memprediksi sektor usaha yang bisa berkembang,”kata Jelita

Dia menerangkan, sesuai catatan Nielsen, saat ini ada empat kategori produk yang tumbuh signifikan. Di antaranya, hand sanitizer dari 1 persen menjadi 199 persen, sabun tangan cair menjadi 285 persen, antiseptik cair 233 persen, dan tisu basah 151 persen. Sedangkan untuk sektor usaha yang berkembang selama pandemi, diantaranya 59 persen toiletries & cosmetics, 39 persen HH equipment, 28 persen food & beverages, 24 persen HH products, 22 persen transport, travel, financial, 12 persen obat dan kimia, 11 persen komunikasi, dan 3 persen retail dan jasa

Sementara sektor yang berkembang minus yakni 54 persen jasa properti, 31 persen otomotif, 15 persen produk industri, 5 persen perawatan bayi dan ibu hamil, dan 3 persen busana.

Jelita menghimbau, di tengah wabah covid-19 bukan berarti kita berhenti untuk produktif, memang banyak hal yang berubah salah satunya kebiasaan belajar yang mengharuskan menggunakan daring. “Yang terpenting saat ini, bagaimana membuat kelemahan tersebut menjadi sebuah kekuatan. Ini bisa jadi peluang bagus, jika kita cermat dan jeli,” tandas perempuan berhijab itu.



Connect with us:


Copyright © 2020 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Akademik
  • SPP
  • PMB
  • Wi-Fi.id