
Berbagi: Penyerahan masker gratis di kelurahan Dukuh Menanggal diterima langsung oleh Ibu Lurah Dukuh Menanggal.
UNIPANEWS- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya membagikan ribuan masker gratis kepada masyarakat di sekitar kampus Dukuh Menanggal dan Ngagel Dadi. Aksi sosial ini sebagai bentuk kepedulian civitas akademika Unipa Surabaya sekaligus membantu program pemerintah dalam memerangi virus corona atau covid-19,”terang Dr Hayati MKes Ketua Tim Relawan Covid Unipa usai membagikan bantuan pada Selasa, (28/4) kemarin.
Menurutnya, Pandemi Covid-19 adalah ujian berat bagi seluruh dunia termasuk bangsa Indonesia. Permasalahan ini tentunya tidak bisa hanya diselesaikan oleh pemerintah sendiri tetapi semua warga wajib turut berpartisipasi mengatasi ujian dengan patuh pada peraturan yang dibuat. “Kali ini kami segenap tim satgas dan tim relawan covid-19 melakukan sedikit aksi kemanusiaan dengan membagikan masker untuk meringankan beban masyarakat,”ungkap dosen Pendidikan Jasmani Unipa tersebut.
Pihaknya mengatakan, bantuan masker ini totalnya kurang lebih 6.200 pcs. Ada dua jenis masker yaitu masker medis dan masker kain yang dibagikan secara gratis. Perinciannya sebagai berikut, di Kelurahan Ngagel Rejo sebanyak 1000 pcs, puskesmas Ngagel Rejo 550 pcs, kelurahan Dukuh Menanggal 1000 pcs, puskesmas Menanggal 550 pcs, dosen dan karyawan Unipa 2000 pcs, Klinik Usada Buana 550 pcs, satgas 150 pcs, satuan pengamanan 250 pcs, SMA ITP 50 pcs, dan asrama 100 pcs.
“Tidak ada cara lain yang bisa membatasi penularan covid19 ini kecuali masyarakat menjadi garda terdepan dalam pencegahan penyebaran covid 19 dengan patuh mengikuti anjuran pemerintah untuk tetap stay at home, pakai masker, dan physical distancing,”pesan Hayati. Menurutnya, dengan disiplin diri akan berdampak besar pada menurunnya penularan virus corona sehingga tenaga kesehatan yang berada di garda terakhir bisa fokus menangani pasien yang sudah tekena virus ini.
“Ini kasus serius sehingga harus diatasi dengan serius dan secara gotong royong agar tidak terjadi secara berkepanjangan,”kata Hayati. Masyarakat harus sadar apabila masih harus beraktivitas di luar rumah tidak lupa memakai masker dan rajin cuci tangan dengan sabun untuk memutus rantai virus covid-19.
Dia berharap masyarakat tidak anggap enteng masalah ini agar penyebaran tidak makin meluas. Masyarakat juga bisa menahan diri untuk tidak mudik demi kesehatan keluarga di kampung halaman. Selain itu pemerintah harus tegas bagi yang melanggar peraturan. “Semoga ujian ini lekas berlalu dan kita semua bisa kembali beraktivitas normal lagi,”ungkapnya. (*nr)