
SURABAYA ― 15 Desember 2017
Upaya untuk melakukan peningkatan publikasi karya ilmiah tersitasi bagi sivitas akademika di perguruan tinggi merupakan langkah bergengsi. Universitas PGRI Adi Buana (UNIPA Surabaya) Surabaya telah menyelenggarakan workshop strategi publikasi karya ilmiah yang tersitasi bagi dosen program studi di lingkungan UNIPA Surabaya pada tanggal 15 Desember 2017 mulai pukul 13.30-16.00 WIB di Kampus Fakultas Ekonomi lantai 4 Jl. Dukuh Menanggal XII Nomor 4 Surabaya, yang diikuti oleh lebih dari 200 orang dosen tetap UNIPA Surabaya.
Menurut Dr. Hartono, M.Si., selaku Wakil Rektor I UNIPA Surabaya yang mewakili Rektor dalam acara pembukaan workshop ini, menyatakan bahwa setiap dosen perlu memahami bagaimana cara agar karya ilmiahnya yang sudah dipublikasikan dapat tersitasi dan ter-indeks di Google Scholar dan Sinta Kemenristekdikti, sehingga h-index dan i10-index Google Scholar dapat meningkat yang juga dapat meningkatkan skor pada indeks Sinta untuk meningkatkan peringkat perguruan tinggi berdasarkan publikasi karya ilmiahnya yang tersitasi. Terkait dengan hal tersebut, kita sebagai dosen yang diamanati oleh Undang-Undang RI Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, sebagai pendidik profesional dan ilmuwan, sangat perlu saling belajar dengan sesama teman seprofesi, sehingga karya ilmiah kita yang terpublikasikan tidak sia-sia (tidak ada gunanya) karena tidak tersitasi.
Workshop publikasi karya ilmiah tersitasi ini, UNIPA Surabaya mengundang Dr. Arasy Alimudin, M.M., dan Barid Nizarudin, M.Ag., sebagai narasumber. Para peserta workshop Nampak antusias sekali dalam mengikuti kegiatan ini, sehingga narasumber dibanjiri pertanyaan yang terkait dengan teknik sitasi karya ilmiah untuk mengingkatkan indeks Google Scholar dan indeks Sinta Kemenristekdikti.