
SANG SAKA MERAH PUTIH: Pengibaran bendera merah putih oleh petugas
Surabaya- Sebagai perguruan tinggi yang mempunyai komitmen kuat dalam pendidikan, Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menguatkan keunggulan riset, keunggulan inovatif, seperti halnya yang dicanangkan oleh kementrian riset yang dijadikan tolok ukur untuk mencapai tujuan pendidikan. Hal itu, diungkapkan Rektor Unipa Surabaya Drs Djoko Adi Walujo ST MM DBA usai memperingati upacara kemerdekaan Republik Indonesia, di Kampus II Unipa, Dukuh Menanggal Surabaya, Kamis (17/8).
"Oleh karena itu, yang harus dilakukan pendidikan tinggi, menjaga dan merajut kebangsaan untuk menguatkan NKRI,"kata Djoko. Menurutnya, baik dalam mata kuliah maupun simbolik-simbolik di kampus, semuanya mengarah ke Bhineka Tunggal Ika.
Sementara itu, pihaknya juga menghimbau agar dosen maupun mahasiswa tetap menjaga kerukunan agar tercipta suasana kampus yang kondusif dan nyaman.
Dalam upacara kemerdekaan RI diikuti ribuan mahasiswa Unipa, Karang Taruna Ganam Sari Gedruk Dukuh Menanggal, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) Dukuh Menanggal, dan siswa-siswi dari Institut Taruna Pembangunan (ITP). Para pendiri Unipa juga hadir sebagai tamu kehormatan.
Menurut salah satu peserta upacara Erick Prasetyo Prodi Teknik Lingkungan Unipa, di usia 72 tahun kemerdekaan RI, masih banyak hal yang harus dilakukan untuk mengisi kemerdekaan. Tidak hanya belajar dibangku kuliah mempelajari teori tetapi juga aplikasi apa yang kita pelajari di masyarakat melalui program pengabdian masyarakat, karena itulah sejatinya tugas generasi penerus bangsa.
"Banyak program yang dicanangkan Unipa Surabaya untuk mendukung skill mahasiswa seperti Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa Tingkat Dasar (LKMM-TD), LKMM-TM, LKMM-TL, dan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM),"jelasnya. (*)