
ADU AKTING: mahasiswa menunjukkan totalitas latihan bermain peran.
Surabaya- Satu bulan lagi, pementasan teater Program Studi Bahasa dan Sastra Indonesia angkatan 2014 akan digelar. Seperti tahun sebelumnya, teater ini diwajibkan bagi mahasiswa prodi Bahasa dan Sastra Indonesia yang sekaligus untuk memenuhi syarat kelulusan mata kuliah teater. Menurut Dones Mahardika selaku ketua Himpunan Mahasiswa (Hima) Bahasa dan Sastra Indonesia melalui pementasan teater diharapkan dapat menambah wawasan dan meningkatkan skill mahasiswa selain melahirkan seniman muda.
Persiapan pentas sampai pada pemilihan lakon dan gedung pentas,” tambahnya. Pada teater kali ini mengangkat tema “ Kenyataan ini bukan revolusi”. Pementasan akan sangat menarik, sebab akan dibanjiri beberapa aktor yang memiliki karakter yang berbeda-beda dan diselingi dengan rentetan acara lain seperti penampilan finalis puisi porsenasma 2017 serta suguhan kreasi dan seni dari mahasiswa program studi yang lain,”terang Dones.
Ada tiga kelas yang akan beradu akting di atas panggung. Mereka akan mementaskan judul yang berbeda-beda. Kelas A dengan judul KAKUS karya Wahyana Giri Mc, kelas B Nyanyian Angsa ( Balada Maria Z) karya Ws Rendra, dan kelas C dengan judul Ada Kabar dari Negeri Timur Karya Toteng yang akan menjadi penampilan pamungkas pada pementasan teater yang akan digelar 18 Juli 2017 di gedung Cak Durasim Surabaya.
Pementasan teater ini di motori oleh dosen pengampu mata kuliah teater yaitu Prof. Dr. Henricus Supriyanto, M.Hum dan Suryadi Kurniawan, S.Hum., M.Hum. Menurut dosen andalan prodi Bahasa dan Sastra ini pentas teater dapat membantu mahasiswa menjadi lulusan yang mempunyai kompetensi dan keterampilan yang bagus dalam dunia teater. (*)