SURABAYA- Tak perlu diragukan lagi kiprah seorang Tri Rismaharini. Perempuan pertama sepanjang sejarah yang menjabat sebagai Wali Kota Surabaya. Sepak terjangnya dalam menata Kota Surabaya patut untuk diapresiasi dan dijadikan panutan. Oleh karena itu, kehadirannya dalam Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) Unipa Surabaya memberikan spirit tersendiri bagi para mahasiswa. Menurut Risma para mahasiswa itu adalah aset bangsa yang tidak boleh disia-siakan. Untuk itu, harus dipupuk dengan ilmu pengetahahuan agar memiliki kompetensi yang memadai untuk membangun bangsa Indonesia.
Dalam Orientasi Mahasiswa Baru (ORMABA) tersebut Risma gencar mengajak para mahasiswa untuk berpikir cerdas dan pandai mengambil peluang. Terlebih mampu memanfaatkan teknologi bukan diperbudak oleh teknologi. Selain itu, kunci dalam menggapai cita-cita tersebut yaitu bekerja keras dan memanfaatkan waktu dengan sesuatu yang berguna. “Risma juga menghimbau kepada para mahasiswa baru agar tidak menunggu lulus untuk sukses, belajar dari mereka yang bisa melakukan sesuatu lebih awal.
Unipa Surabaya pada Tahun Ajaran 2014/2015 menerima sekitar 2022 mahasiswa baru. Jumlah tersebut menandai bahwa Unipa Surabaya masih sangat dikenal dikalangan masyarakat. Mereka berasal dari berbagai penjuru Sabang sampai Merauke. Tentunya, ini gabungan dari beberapa fakultas di Unipa Surabaya, di antaranya, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Fakultas Ekonomi (FE), Fakultas Teknik Elektro, Teknik Industri, dan Perencanaan Wilayah dan Kota (PWK), FMIPA, dan D-3 Kebidanan. Jumlah terbesar dari FKIP yang mencapi jumlah 1112 mahasiswa baru. Hal itu dikarenakan kebutuhan guru masih sangat diperlukan.
Diah KB Kepala Kemahasiswaan Unipa Surabaya mengatakan kegiatan Orientasi Mahasiswa Baru tersebut dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 3 s.d. 5 September 2015 kemarin, di Gelora Hastabrata Adi Buana. Dalam rangkaian acara tersebut ada satu hari yang paling ditunggu mahasiswa yaitu Ormaba Fair di mana para mahasiswa bisa memilih kegiatan sesuai minat dan bakatnya.
Di Unipa Sendiri, ada banyak sekali kegiatan kemahasiswaan seperti, UKM Pramuka, Pawitra, Teater Geo, Paduan suara Gita Pesona, Olahraga (Basket, Voli, Futsal), UKKI, dan UKKK. Selain itu, ada kegiatan mahasiswa baru seperti, CSR yang bergerak untuk pemberantasan buta huruf di masyarakat, Menwa resimen, serta KSR. ”Terang Diah KB.
Menurutnya, setiap mahasiswa wajib mengikuti kegiatan kemahasiswaan terkait dengan point sebagai syarat kelulusannya. Untuk itu, setiap mahasiswa akan mendapatkan kartu penjaminan mutu sebagai alat kontrolnya. Selebihnya, Unipa berharap dengan mengikuti kegiatan akan mengasah kemampuan mahasiswa tidak hanya hard skill tetapi soft skillnya juga agar mereka bisa belajar mengelola suatu kegiatan. Sehingga, tidak hanya belajar pengetahuan tetapi juga belajar berkegiatan. Disamping itu, Drs. Sutijono Rektor Unipa Surabaya menegaskan agar Anugerah Kampus Unggul (AKU) peringkat sepuluh dapat dipertahankan dan dapat ditingkatkan Unipa Surabaya.