Berita Kampus

September 05, 2014

SERAH TERIMA: Direktur Pascasarjana Dr Subandowo menyerahkan cinderamata kepada wisudawan.

 

SURABAYA - Universitas PGRI Adi Buana Surabaya kembali berbangga, Program Pascasarjana yang didirikan sejak tahun 1999 itu kembali menggelar acara Wisuda Pascasarjana artinya Unipa Surabaya telah melahirkan kembali lulusan Magister Pendidikan. Kali ini diikuti sekitar 262 mahasiswa. Dari jumlah wisudawan tersebut, 44 diantaranya adalah mahasiswa dari Negara tetangga yaitu Timor Leste. (30/8)

     Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Pascasarjana Dr. Subandowo diakir acara prosesi. Dr. Subandowo Direktur Pascasarjana Unipa mengungkapkan dengan sangat sederhana terkait misi pascasarjana yaitu bagaimana bisa menghasilkan lulusan dengan kompetensi yang khas. Nah, karena di pascasarjana Unipa hanya ada satu Prodi yaitu Teknologi Pendidikan maka lulusan itu harus mampu mengembangkan teknologi pendidikan khususnya di dalam produksi media karena produksi media memfasilitasi media educative untuk semua lintas bidang ilmu.

     Terkait teknologi pendidikan Dr. Subandowo menambahkan bahwa Teknologi pendidikan selalu berbicara masalah rekayasa, baik  hardware,  teknologi ataupun personalitynya. Oleh karena itu, tema dalam wisuda kali ini sangat tepat yaitu membentuk kader bangsa yang cerdas dan santun sepanjang peradapan. Pasacasarjana Unipa secara bertahap meningkatkan mutu kualiatas dan kuantitasnya. Untuk itu, ekstensi program Pascasarjana Unipa kedepan lebih menarik dan selalu menatap kemajuan.

     Terasa sangat istimewa karena Direktur Eksekutif Fundacao Cristal, Dili, Timor Leste Agostinho dos Santos Goncalves turut hadir dalam acara wisuda. Penghargaan diberikan kepada para petinggi Unipa Surabaya yang telah menyetujui untuk kerjasama melalui MOU dengan Instituto Superior Cristal /ISC-Fundacao Cristal, Dili Timor Leste dimana Unipa telah bersedia menyiapkan tenaga guru dan dosen yang berkualitas untuk Negara Republik Demokratik Timor Leste melalui ISC. Oleh sebab itu, pada tahun 2012 ISC telah memfasilitasi 44 orang tenaga pengajar Timor Leste untuk menyelesaikan Progam Pascasarjana di Unipa Surabaya.

     Sementara itu, wisudawan berprestasi salah satunya diraih oleh mahasiswa dari Timor Leste yaitu Jacinto de Olivera Junior dan Sumianto. Menurutnya belajar di Unipa sangat menyenangkan dan fasilitas lab sangat memadai. 

     Menurut Suryaman selain kerjasama dengan timor Leste Pascasarjana Unipa juga bekerjasama dengan Universitas Malaya, Sultan Idris, dan 4 negara lainnya seperti Cina Jepang, Australia, Tiongkok. Haprapannya Tahun 2015 mendatang jika tak ada aral melintang Pascasarjana Unipa Surabaya akan membuka prodi baru yaitu PJOK dan Bahasa Indonesia. (rohma)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2025 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya