ketua pelaksana pentas teater Universitas PGRI Adi Buana Surabaya
SURABAYA- Sekitar sepekan terakhir unit kegiatan mahasiswa (UKM) Universitas PGRI Adi Buana Surabaya disibukkan dengan acara persiapan Dies Natalis. Kali ini Unit Kegiatan Mahasiswa Teater GEO yang sedang merayakan Dies Natalisnya yang ke-13 tahun. Dalam acara tersebut, dihadiri oleh seluruh aktivis kampus mulai BEM, UKM, maupun komunitas teater Jatim tingkat SMA/ sederajat. Acara tersebut digelar selama tiga hari di kampus II Menanggal, (12-14/6).
Menurut Faisol Mahardika ketua pelaksana kegiatan, rentetan kegiatan Dies Natalis kali ini gandeng siswa SMA / sederajat melalui pentas tunggal atau festival monolog untuk menggali kemampuan dalam bidang teater dan mengembalikan eksistensi teater di Jawa Timur yang mulai menurun. Selain itu Lounching Novel “Mata Ken Ratri” karya ning Ida menandakan bahwa mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana itu produktif dalam berkarya baik tulis maupun lisan.
Sementara itu, peserta yang tampil pada festival monolog tersebut adalah peserta yang lolos seleksi, mereka berbakat dalam seni peran buktinya panggung teater lt 5 Pascasarjana dapat takluk karenanya. Ada sekitar 15 peserta yang tampil dalam lomba festival monolog dari berbagai sekolah. Sehubungan dengan itu, diramaikan pula dengan pentas spontanitas dari komunitas teater Jatim.
Tidak hanya sekedar pentas saja tetapi workshop tentang “keaktoran dan artistik” juga disajikan untuk siswa SMA / sederajat dimaksudkan agar dapat dijadikan cermin dari pentas yang sudah dilakukan. Materi disampaikan oleh oleh mas Luhur dari teater Api dan mas Agus Gembel dari komunitas teater Jatim.
Dalam perayaan Dies Natalis ke XIII tahun ini memang sedikit berbeda dari tahun sebelumnya, selain Universitas PGRI Adi Buana yang mendukung acara ini, Teater GEO juga gandeng Dikti, WM Computer, dan Surabaya Style untuk ikut meramaikan acara tersebut.
Gong acara dilakukan pada hari terakhir yang ditandai dengan pentas monolog dari tuan rumah yakni Teater GEO yang mengusung judul “ Malam Gelisah” yang dipentaskan oleh Yuni Ahong dari Prodi Bahasa Indonesia angkatan 2009. Bukan hanya tema yang gelisah tetapi penonton juga ikut gelisah menyaksikan Yuni Ahong beraksi diatas pentas, bahasa tubuh dan dialognya menghipnotis peserta yang hadir disana. *Unipasby.