Berita Kampus

April 29, 2024

Sidoarjo – Berlangsung selama tiga hari, Art Exhibition oleh mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya dari Program Studi Seni Rupa. Gelaran pameran seni ini bertajuk Between Love and Peace. Tentu dimaksudkan agar memiliki nilai keistimewaan dan kesan yang mendalam, dimulai dari pemilihan lokasi pameran, yang ikonik. Rumah Budaya Malik Ibrahim di Kabupaten Sidoarjo, menjadi ajang gelar lima puluhan lebih karya seni rupa dari mahasiswa. Berlangsung dari tanggal 26 April 2024 hingga 28 April 2024, setidaknya ada banyak kegiatan, mulai dari opening hingga workshop.

Pameran seni Between Love and Peace, menjadi wadah bagi seluruh angkatan mahasiswa Pendidikan Seni Rupa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk mengekspresikan makna dari cinta dan kedamaian dalam karya-karya mereka. Setiap goresan, setiap warna, dan setiap bentuk merupakan cerminan dari perjalanan kami dalam menemukan arti sejati dari cinta dan kedamaian yang abadi. Between Love and Peace bukan sekadar pameran seni,tetapi juga sebuah perayaan akan persahabatan yang tak tergantikan di antara kami. Mari bersama-sama menikmati keindahan, merasakan kedamaian, dan menyambung tali persahabatan yang kami bina dengan penuh cinta.

Menurut penuturan salah satu peserta pameran, Sitapadi Saraswati berpesan perlunya sebuah kesadaran bahwa cinta dan kedamaian adalah dua hal yang tak terpisahkan. Ada banyak cara untuk menemukan sebuah cinta yang tanpa harus mendeskriminasi suatu pikiran tertentu, sampai pada akhirnya menemukan perasaan damai sesungguhnya. Di dalamnya, kita menemukan keindahan yang tak terungkapkan,serta kekuatan yang mampu menyatukan hati dan jiwa.

Banyak karya yang ditampilkan dengan menggunakan teknik dan metode proses yang variatif, bahkan Sita Saraswati, panggilan dara cantik asal Kabupaten Sidoarjo sendiri menampilkan aliran Surealisme. Aliran seni yang menampilkan gambar objek yang nyata dalam kondisi yang tidak mungkin terjadi di dunia nyata. Sehingga aliran seni ini memiliki citra seperti dalam keadaan mimpi. “Karya saya bentuknya surealisme yang menyajikan kontradiksi antara mimpi dan realita kemudian menjadikannya nyata ke dalam sebuah gambar yang menampilkan objek-objek nyata dalam kondisi yang tidak akan mungkin terjadi di dunia nyata” terang Sita.

Berbeda dengan Noven Armadhany Utomo, yang lebih suka berkarya dengan teknik Pointilisme. Teknik yang digunakan merupakan gaya menggambar seni yang tersusun atas titik-titik kecil sehingga membentuk sebuah objek gambar. Umumnya, teknik pointilis digunakan saat menggambar dalam seni rupa dua dimensi. “Karya pointilis ini mengambil tema Menggapai, visualnya adalah tangan yang menggengam hati terbentuk dari pola otak manusia, artinya sebuah cita-cita yang harus digapai, selalu mengkombinasikan antara hati dan otak agar sama-sama terwujud” ungkap Noven.

Tidak kalah menariknya adalah aliran Dark Art. Penyajinya adalah Frandhika Prasetya Adiputra, penampilan mahasiswa satu ini memang beda dari rekan-rekannya. Bergaya rambut panjang dengan pakaian model-model anak jalanan, Dhika ternyata sangat ramah dalam bertutur kata. “Dark art yang saya gemari merupakan  seni yang sangat berbeda dengan seni pada umumnya dan bukan termasuk seni yang sangat konvensional, di dalam seni dark art sangat bebas dan leluasa mengubah imajinasinya dengan cara yang sangat misterius tetapi menghasilkan karya seni yang sangat mencengangkan, kebanyakan memang  menyeramkan bahkan cenderung menakutkan” terang Dhika.

Rumah Budaya Malik Ibrahim Kabupaten Sidoarjo, setidaknya pernah menjadi bukti untuk mahasiswa-mahasiswa Universitas PGRI Adi Buana Surabaya untuk mengadakan Art Exhibition. Pengunjung dari berbagai kalangan, baik anak-anak SMA maupun para pecinta seni sangat padat sesuai jadwal yang telah di share ke media sosial dan pemberitaan. Sejak dibuka oleh Bapak Jopram panggilan akrab Joko Pramono, merupakan seniman asal Banjarmelati. Sebuah artikel menyebutkan bahwa beliau adalah perupa yang menekuni dunia seni lukis dan seni instalasi. Tentunya dengan kehadiran beliau, menjadi motivasi adik-adik mahasiswa untuk berkarya lebih lanjut. (*)


Berita Terbaru
Kategori Berita
Kemitraan Internasional
Monash University Universiti Teknologi Mara Hutech University of Technology International Cultural Communication Center Malaysia Maejo University Thepsatri Rajabhat University USSH Saint Louis University Institut Pendidikan Guru
Copyright © 2023 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya