Berita Kampus

September 27, 2018

 

Surabaya- Prof. Dr. Henricus Supriyanto,  M. Hum Guru Besar Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menggelar bedah buku yang bertajuk "Ludruk Jawa Timur dalam Pusaran Zaman" di Kampus I Unipa Ngagel Dadi. Kamis, (27/9).  Dalam bedah buku ini, dihadiri dan dibuka langsung oleh Rektor Unipa Drs. Djoko Adi Waluyo, ST., MM., DBA. Pada kesempatan ini, Ketua Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Dr. Sunu Catur Budiono, M.Hum dan para dosen PBSI juga hadir memberikan dukungan. Selain itu, Hendri Nurcahyo Penggiat Panji juga hadir di acara ini. 

 

Buku yang ditulis Prof. Henricus ini merupakan buku ludruk karya kelima yang telah diterbitkan. Buku pertama berjudul Lakon Ludruk Jawa Timur tahun 1992, Kedua Ludruk Jatim,  Pemaparan Sejarah,  Tonel Direksi dan Himpunan Lakon, Ketiga Kidungan Ludruk Jatim, Keempat Poskolonial Pada Lakon Ludruk Jatim, dan buku kelimanya berjudul Ludruk Jatim dalam Pusaran Zaman. Melalui karya yang ditulisnya, penggiat ludruk Jatim ini telah menunjukkan konsistensinya sebagai penulis ludruk  melestarikan budaya bangsa.

 

Menurut Prof Henricus ludruk saat ini telah dikenal di kancah internasional sebagai kekayaan budaya Indonesia. Oleh Karen itu, sudah sepatutnya generasi bangsa bisa menjaga dan melestarikannya. Melalui bedah buku ini diharapkan akan memberi wawasan dan pengetahuan tentang budaya Jatim serta meningkatkan iklim akademik dan literasi di kalangan dosen dan mahasiswa.  Di samping bedah buku,  para tamu yang hadir juga disuguhkan kidungan model dagelan oleh Dr. Shoim Anwar, MPd, dan Cak Marsam Hidayat Penggiat Ludruk Malangan untuk memberikan suasana kental budaya Jatim.   

 

Prof Henricus menggarisbawahi bahwa ludruk bisa untuk segala usia, jika dimainkan anak-anak menggunakan ludruk versi anak-anak sedang untuk orang dewasa menggunakan ludruk versi dewasa. "Di buku kelimanya ini, terdapat unsur perubahan ludruk seperti alih wahana, kata budayawan Jatim ini. "Yang pasti diberi sentuhan seperti era saat ini,"tambahnya.  

 

Sementara itu, Prof Henricus juga mengatakan sasaran bukunya ini untuk kelompok terpelajar,  Institut Seni Indonesia,  Fakultas Ilmu Budaya, dan Sanggar Seni. Diharapkan dengan adanya buku ludruk generasi sekarang lebih mengenal dan mampu mengembangkan sesuai dengan zamannya dengan cara bereksperimen.  

 

 



Connect with us:


Copyright © 2020 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Pmb Adi Buana
  • Promosi