Berita Kampus

March 25, 2014

SELESAI ACARAFoto bersama panitia talk show dari UKKI bersama narasumber Permadina Kana (tengah) dari Dosen Unipa Surabaya.

          SURABAYA- Sebanyak 60 mahasiswa dari berbagai universitas di Surabaya mengikuti acara talk show yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) UKKI pada hari Sabtu, (22/3). Acara tersebut mengangkat konsep pandangan islam tentang Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang sekarang marak dibicarakan.

          Sebagai intelektual kita wajib mengkritisi, kalau bukan para mahasiswa siapa lagi yang akan memperjuangkan nasib rakyat, karena program yang sudah berjalan ini tidak sesuai dengan program awal atau telak untuk masyarakat. Konsep JKN itu sendiri adalah motivasi pemerintah untuk rakyat. Namun pada akhirnya ini dilakukan melalui premi artinya masyarakat membayar setiap bulan melalui BPJS sehingga dana yang mereka dapatkan merupakan dana yang masyarakat bayarkan setiap bulannya terus apa bedanya dengan asuransi. 240 juta jiwa masyarakat Indonesia sebagian besar adalah kalangan menengah ke bawah sehingga, slogan jaminan itu hanya sebuah slogan saja karena rakyat miskin masih belum mendapatkan perhatian pemerintah sepenuhnya.

          Walaupun pemerintah sudah melakukan sosialisasi melalui berbagai media, nyatanya dibalik itu semua masih banyak khalayak umum yang masih belum mengerti akan program ini. Program jaminan kesehatan yang seharusnya atas nama rakyat dan sepenuhnya untuk rakyat. “Tukas, Izata kamila peserta dalam talk show.

Yana Indra Rukmana ketua pelaksana kegiatan menambahkan, peserta talk show sangat antusias mengikuti acara dari awal sampai akhir, Antusiasme itu terlihat dari keaktifan mereka dalam bertanya kepada narasumber sehingga diskusi ini menghasilkan umpan balik yang sangat positif sehingga menghidupkan suasana. Tindak lanjutnya, UKKI dan segenap mahasiswa yang peduli akan berupaya untuk mengadakan sosialisasi lanjutan tidak hanya kalangan mahasiswa namun masyarakat umum.

          Menurut Permadina Kana Arieska narasumber dari Dosen Unipa Surabaya, JKN dipeloporkan 1 Januari 2014  dan secara UU th 2019 wajib untuk semua. Konsep awal semua pelayanan itu gratis  sebenarnya bukan untuk semua masyarakat melainkan untuk yang membayar iuran sehingga ini bukan jaminan tetapi asuransi. BPJS adalah pihak yang ditunjukkan pemerintah untuk mengelola dana iuran yang diwajibkan untuk masyarakat. Jaminan itu tanpa syarat. Dalam islam kesehatan itu di jamin semisal, kalau ada yang sakit harus diobati bukan harus ke kekelurahan mengurus segala hal. UKKI berupaya menyuarakan dan memberitahukan yang benar dan peserta sepakat ini ide yang salah, karena kalau tidak mengikuti BPJS akan mendapat sanksi dari pemerintah. Oleh karena itu, kita wajib mengkritisi dari sekarang.

          Menurut Dokter Faiza dari kepala klinik UINSA juga menyetujui karena untuk menggunakan  BPJS ada tahapannya. Sehingga proses yang terlalu lama mengakibatkan dampak yang negative buat pasien yang sakit.

          Pada minggu lalu UKKI dan segenap aktivis kampus di Surabaya juga melakukan orasi di depan Grahadi. Panggung politik tersebut mengangkat tentang Indonesia lebih baik tinggalkan demokrasi tegakkan khilafah. Tujuannya menjadikan mahasiswa cerdas dan kritis dengan politik, karena suara pemuda itu adalah penentu. Untuk bukti otentik mereka menggelar aksi tanda tangan yang membuktikan mereka setuju dengan khilafah. Kami tidak akan berhenti sampai disini untuk mensosialisasikan yang benar sesuai akidah. *rohma.



Connect with us:


Copyright © 2020 by Universitas PGRI Adi Buana Surabaya, Seluruh Isi Web Dilindungi Hak Cipta.

  • Pmb Adi Buana
  • Promosi