Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

FOTO BARENG: Prof Karry Bissaker PhD Flinder University Australia (tengah) bersama Wakil Rektor I Dr Hartono MSi (empat dari kanan), Wakil Rektor III Drs Pungut Asmoro ST MT (lima dari kiri), Ketua Program Studi PKH Sambira Mambela MPd (tiga dari kanan) dan para dosen PKH Unipa. 

 

Surabaya- Pendidikan Khusus Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya menghadirkan Prof Karry Bissaker PhD Flinder University Australia dalam seminar internasional yang bertajuk "Inclusive Education: Early Intervention, Parents Involvement and School Collaboration". 

 

Di Gedung Soelaiman Joesoef Adi Buana, Prof Karry mengupas tuntas tentang Pendidikan Inklusi dan Pendidikan Anak Usia Dini. Menurutnya, Indonesia memiliki rencana besar tentang pendidikan khusus sehingga karir dibidang ini sangat penting dan bagus. "Semua orang di dunia juga sepakat pendidikan AUD adalah dasar apabila diberikan penanganan yang baik maka akan menghasilkan hasil yang baik pada akhirnya,"tambahnya.  

 

Karry mengatakan, anak berkebutuhan khusus yang ditempatkan di sekolah inklusi akan belajar dengan teman yang normal terkait kegiatan sehari sehari, jadi mereka akan belajar dengan cara melihat dan mengamati. "Sementara anak berkebutuhan khusus yang ditempatkan di sekolah yang khusus mereka hanya akan belajar dengan teman sebayanya yang mengalami hambatan yang sama sehingga mereka akan cenderung pasif,"terang Karry. 

Ms Kerry saat memaparkan materi kepada para peserta

 

Dia mengatakan, bukan berarti kita tidak membutuhkan sekolah berkebutuhan khusus, tetapi sekolah ini sangat diperlukan bagi anak yang memiliki gangguan kompleks yang membutuhkan perlakuan dari spesialis. "Namun sebagai pendidik sudah menjadi kewajiban untuk menyiapkan program yang berkualitas bagi mereka, mulai kurikulum hingga strategi yang digunakan, "katanya. Menurutnya, yang masih sering ditemui adalah seorang pendidik hanya fokus pada anak padahal  juga perlu melakukan pendekatan dengan orang tua dan keluarganya.

 

Pada kesempatan ini, Much Irvan SPd MPd Dosen Pendidikan Khusus Unipa Surabaya juga turut memberikan pemaparan terkait  peran guru pendamping khusus di sekolah inklusi.  

 

Kegiatan ini mendapat apresiasi dan dukungan dari Wakil Rektor I Dr Hartono MSi, Wakil Rektor III Drs Pungut Asmoro ST MT, Ketua Program Studi PKH Sambira Mambela MPd dan para dosen PKH Unipa.  Menurut Hartono melalui kegiatan ini diharapkan dapat memberikan inspirasi dan motivasi tersendiri sehingga akan memberikan dampak pada mutu penyelenggaraan serta meningkatkan kapasitas program dan pelayanan sesuai yang diamanatkan undang-undang. 

 

Warek III Drs Pungut Asmoro menghadiri acara seminar internasional Pendidikan Inklusi

 

Dukung program ECO Campus Ms Kerry tanam pohon di Unipa


  • Akademik
  • Humas