Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

Dr Agung Pramujiono, MPd sedang praktik mengajar di SMPN 22 Surabaya kelas VIII K

 

Surabaya- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya telah tiga tahun berturut-turut memenangkan hibah dari Direktur Pembelajaran Kemenristekdikti. Hibah tersebut merupakan hibah Penugasan Dosen ke Sekolah (PDS) atau kelanjutan dari program Hibah Revitalisasi LPTK (Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan). Menurut Dr Agung Pramujiono, MPd Ketua  Hibah PDS  Unipa meraih hibah ini dimulai sejak tahun 2016 dan terus berkelanjutan hingga tahun ini.

 

“Ada tujuh prodi yang dilibatkan dalam hibah PDS 2018 ini, yaitu Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Bahasa Sastra Indonesia, Pendidikan Matematika, Pendidikan Kepelatihan Olahraga, Pendidikan Bahasa Inggris, PGSD, dan Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan,”terang Agung.

 

Agung menambahkan, program Hibah PDS 2018 ini melibatkan 14 orang dosen dan 14 guru mitra yang berasal dari SDN Dukuh Menanggal I, SMPN 21 Surabaya, SMPN 22 Surabaya, SMPN 36 Surabaya, dan SMA Intensif Taruna Pembangunan (ITP) Surabaya. “Program PDS dilakukan selama tiga bulan mulai 23 Juli s.d. 23 Oktober dengan syarat dosen yang melakukan PDS harus berjabatan fungsional minimal lektor, sedangkan guru mitra minimal guru muda yang sudah memiliki sertifikat pendidik,”terangnya.

 

Agung menjelaskan bahwa dalam PDS dosen juga diwajibkan berlolaborasi dengan guru mitra mengembangkan perangkat pembelajaran, melakukan observasi praktik pembelajaran, melakukan delapan kali praktik pembelajaran, dan melakukan Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Tagihan program PDS 2018 yaitu jurnal refleksi, produk perangkat pembelajaran, laporan PTK dan publikasi artikel dalam jurnal atau prosiding, dan video pembelajaran berdurasi maksimal 15 menit.

 

Sementara itu, Agung berharap melalui program PDS 2018 dapat menguatkan    hubungan    kemitraan    antara    LPTK    dengan    Sekolah; menguatkan program pendidikan guru di LPTK; dan terwujudnya revitalitasi LPTK terutama dalam peningkatan kemampuan LPTK dalam menyelenggarakan pendidikan secara profesional untuk menghasilkan guru dan tenaga kependidikan yang berkualitas.

 

Ia menerangkan, sebelum pelaksanaan PDS telah diadakan workshop dan lokakarya dengan mengundang Narasumber Dr. Ir. Syamsul Arifin, M.Si dari ITS dan para Instruktur Nasional K-13.  Program PDS akan ditindaklanjuti dengan mewajibkan dosen melakukan PDS bersamaan dengan program PPL sehingga harapannya semua dosen mempunyai pengalaman mengajar di sekolah sehingga benar-benar memahami tupoksi guru.

 


  • Akademik
  • Humas