Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

SELEBRASI: Anggota Senat Universitas Adi Buana bermain alat musik tamborin di sela acara wisuda.

 

Surabaya- Wisuda Diploma, Sarjana, dan Pascasarjana yang digelar Universitas PGRI Adi Buana Surabaya di Semester Genap Tahun Ajaran 2017/2018  berlangsung meriah. Hal ini dikarenakan adanya selebrasi memainkan alat musik tamborin yang dilakukan oleh Anggota Senat Universitas berkolaborasi dengan paduan suara Gita Pesona di sela acara wisuda. Aksi tak terduga ini sontak bikin heboh wisudawan dan tamu undangan yang hadir. Sabtu, (20/10).

 

Walupun ada aksi selebrasi tak menghilangkan suasana sakral yang identik dengan acara wisuda justru mampu memecahkan suasana. Christina Menuk Sri H,  Dra., SE.,  MM Ketua Panitia Acara terlihat sangat senang melihat respons positif dari wisudawan dan para tamu undangan yang juga turut menyanyikan lagu dangdut yang berjudul "Terajana" itu.

 

 

"Pelaksanaan wisuda kali ini, Unipa kembali menyumbangkan 1.614 orang lulusan kepada negara yang terdiri atas lulusan Program Diploma III sebanyak 35 orang,  Program Sarjana 1.539 orang dan Program Pascasarjana 40 orang dari Fakultas Ilmu Kesehatan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan,  Fakultas Ekonomi,  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Fakultas Teknik Industri,  Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan serta Pascasarjana,"terang ketua panitia tersebut.

 

Dia menambahkan, dari sejumlah wisudawan tersebut,  26,88 persen menyandang predikat Pujian. Wisudawan Terbaik diraih oleh Siti Munadhiroh dari Program Studi Statistika dengan IPK 3,85. "Melalui tema "Mewujudkan Kader Bangsa yang Mampu Bersinergi di Era Industro 4.0" ia berharap selepas diwisuda para wisudawan dengan sendirinya akan terdorong untuk bersiap menghadapi sekaligus merespons perubahan-perubahan di era industri 4.0. karena itu pada kesempatan dihadirkan Prof. Dr. Suko Hardjono, MS Guru Besar Farmasi Universitas Airlangga Surabaya untuk memaparkan orasi ilmiah.

 

Sementara itu, Drs. Djoko Adi Waluyo,  ST., MM., DBA Rektor Unipa Surabaya menghimbau agar wisudawan tidak terlalu larut dalam suasana penuh kegembiraan tapi setidaknya tetap ingat dan rendah hati dihadapan Tuhan. Djoko juga mengingatkan bahwa tantangan ke depan para wisudawan dihadapkan dengan kemajuan teknologi yang mengisyaratkan pada era industri 4.0. "Oleh karena itu, harus mampu menjadi manusia milenial dengan menggunakan berbagai data yang ada untuk kemajuan melalui dunia pendidikan,"tambahnya.

 

 

 

 


  • Akademik
  • Humas