Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

 

Surabaya- Kampus yang dikenal dengan ikon Semangat PAGI, Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya kembali menyelenggaran orientasi akademik untuk peserta PPG (Pendidikan Profesi Guru) Dalam Jabatan tahun 2018. Acara dibuka oleh Drs Djoko Adi Waluyo ST MM DBA Rektor Unipa Surabaya di Gedung Soelaiman Joesoef Kampus II Dukuh Menanggal pada Sabtu 29 September 2018.

 

Djoko AW menyampaikan, guru zaman now harus bisa mengikuti era digital seperti saat ini, maka dari itu harus expertise, responsibility, dan corporatness.

 

"Di tahun 2018 ini, Unipa mendapat satu kuota untuk Mapel Pkn (Pendidikan Kewarganegaraan) sebanyak 29 orang, namun 4 orang mengundurkan diri lantaran tidak mendapat izin dinas terkait mendekati masa pensiun sehingga yang mengingikuti program Daring (dalam jaringan) selama tiga bulan ini sebanyak 25 orang saja,"kata Dr Agung Pramujiono, MPd Koordinator Program PPG Unipa.

 

"Alhamdulillah, 25 orang tersebut berhasil lulus,"tambahnya. Mereka berasal dari berbagai penjuru daerah yakni Gorontalo, Banjarnegara, Wonosobo, Krajan, Tegal, Ponorogo, Trenggalek, Kalimantan Utara, Mamuju Tengah, Kepulauan Slayar, Sulawesi Selatan, dan Sulawesi Tenggara.

 

Selanjutnya, para peserta ini akan mengikuti kegiatan lokakarya, PPL di sekolah mitra dan Uji Kinerja. Proses ini akan berlangsung selama tiga minggu berbeda dengan PPG Prajabatan yang harus mengikuti proses selama setahun.

 

Sementara itu,  diorientasi yang berlangsung sehari ini diisi dengan berbagai kegiatan yang diawali dengan penjelasan teknis orientasi akademik dan program PPG yang disampaikan oleh Dr Agung Pramujiono. Di samping itu, peserta juga memperoleh materi tambahan tentang sistem pembelajaran dan evaluasi dalam PPG dan kaitannya dengan kurikulum 2013 oleh Dr Hartono, MSi dan lainnya. Di samping itu, ada materi khusus tentang etika dan estetika guru profesional oleh Ditjen Belmawa. Para peserta juga melakukan penandatanganan untuk penyaluran dana biaya pendidikan.


  • Akademik
  • Humas