Secondary Nav

Menu

Berita Kampus

BERI SELAMAT: Drs. Djoko Adi Waludjo, ST., MM., DBA didampingi Wakil Rektor I Dr. Hartono, M.Si memberi selamat kepada peserta PPG Prajabatan bersubsidi di gedung Soelaiman Joesoef Unipa.

 

Surabaya- Universitas PGRI Adi Buana (Unipa) Surabaya patut berbangga karena dipercaya Kemenristekdikti untuk menyelenggarakan Pendidikan Profesi Guru (PPG) Prajabatan untuk mapel Bahasa Indonesia dan Bimbingan Konseling. Sebelumnya, juga telah melaksanakan PPG Dalam Jabatan untuk mapel PKn yang sekarang telah berjalan hampir empat minggu.  

 

Dr. Agung Pramujiono koordinator PPG Unipa Surabaya saat menyampaikan laporan

 

Dr. Agung Pramujiono, M.Pd Koordinator PPG Unipa mengatakan, jumlah kuota PPG Prajabatan Bersubsidi untuk mapel BK 29 orang dan Bahasa Indonesia 24 orang. Akan tetapi, yang lapor diri untuk mapel BK 23 orang dan Bahasa Indonesia 21orang. Menurutnya, beberapa peserta yang tidak lapor diri atau mengundurkan diri dikarenakan beberapa alasan di antaranya jarak tempuh dan masalah keluarga sehingga jumlah peserta yang mengikuti PPG Prajabatan Bersubsidi sejumlah 43 orang.

 

Agung menegaskan, peserta yang berhasil sampai tahap orientasi akademik ini adalah peserta yang telah lolos seleksi administrasi, tes potensi akademik, dan minat bakat. Ia juga mengatakan mereka yang lolos seleksi akan menempuh pendidikan selama satu tahun berbeda dengan PPG dalam Jabatan untuk guru Sekolah Dasar yang hanya ditempuh enam bulan. "Nantinya, di semester pertama peserta PPG akan mengikuti workshop SSP atau lokakarya dan di semester kedua terjun ke lapangan,"terang Koordinator PPG Unipa tersebut.

 

 

Agung mengatakan, selama tiga hari mulai tanggal 2-4 Agustus 2018 seluruh Indonesia secara serentak menyelenggarakan orientasi akademik untuk PPG Prajabatan Bersubsidi yang akan diisi dengan beberapa materi terkait teknis orientasi akademik, sistem pembelajaran dan evaluasi dalam PPG dan kaitannya dengan kurikulum 2013, kebijakan dan SOTK pendidikan di tingkat pusat dan daerah, motivasi dan dinamika kelompok, agenda program PPG tahun 2018 dll. "Spesial materi etika dan estetika guru profesional disampaikan oleh Dr. Ir. Paristiyanti Nurwardani, MP Direktur Pembelajaran pada Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan Kementerian Reset,Teknologi dan Perguruan Tinggi,"terangnya.

 

"Sebelum PPG, Unipa Surabaya juga telah sukses menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan Profesi Guru (PLPG) sejak tahun 2010, tahun 2009 dengan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) dan tahun 2009 menjadi rayon induk sehingga pendidikan profesi dengan pola PLPG  sudah dilakukan sejak tahun 2009.

 

Agung juga menyampaikan kabar gembira bahwa tahun ini adalah tahun terakhir pelaksanaan PPG Prajabatan Bersubsidi selanjutnya sudah PPG mandiri. PPG sendiri diluncurkan agar bisa memberikan dampak positif pada kompetensi guru yang mana setelah menempuh PPG akan ada peningkatan kinerja yang berdampak pada dunia pendidikan khususnya di Indonesia.

 

 


  • Akademik
  • Humas